Densus 88 Tembak Mati 2 Teroris di Makassar

  • Whatsapp
Densus 88/Foto: engkukhairil

Jakarta – Densus 88 Antiteror Polri menembak mati dua tersangka kasus terorisme yang diduga terafiliasi dengan kelompok Negara Islam (ISIS) di wilayah Makassar, Sulawesi Selatan.

Keduanya ditembak mati oleh petugas lantaran melawan dengan menggunakan senjata tajam dan senapan angin saat hendak ditangkap.

Read More

Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono menjelaskan bahwa dua tersangka itu diduga terlibat dalam insiden bom bunuh diri gereja di Jolo, Filipina pada 2019 silam.

“Iya benar, telah dilakukan upaya hukum atau penangkapan terhadap jaringan teror,” papar Argo saat dikonfirmasi, Rabu (6/1). Argo menuturkan, keduanya terlibat dalam pengiriman dana kepada pelaku bom bunuh diri di gereja Katedral, Jolo, Filipina

Baca Juga :  Jokowi Resmikan Pengoperasian Kapal Listrik Marine Vessel Power Plant

Adapun kedua teroris yang tewas ditembak oleh petugas, yakni Moh Rizaldy (46) dan Sanjai Ajis (23). Keduanya merupakan warga Kota Makassar.

Kedua tersangka, lanjut Argo, merupakan anggota dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di wilayah itu. Mereka sudah menyatakan baiat atau kilafat pada 2015 di Pondok Pesantren Aridho yang dipimpin oleh Ustaz Basri. Mereka juga sempat terbang ke Suriah pada 2016 lalu.

“Pada tahun 2016 bersama kelurga hijrah atau bermaksud bergabung dengan organisasi. ISIS di Suriah namun dapat dibatalkan di bandara Soetta,” terang Argo. Tesangka juga, kata Argo, turut membantu pelarian dari buron kasus terorisme Andi Baso yang diduga terlibat dalam pengeboman gereja di Samarinda pada 2017 silam. (sumber: mi)

Baca Juga :  Truk Pengangkut Raskin Terguling di Jembatan Termanu

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *