Curah Hujan Rendah, Mayoritas Petani NTT Belum Menanam

  • Whatsapp
ILUSTRASI: Petani Menanam Padi /Foto:Gamaliel

Kupang–Mayoritas Petani di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluh lantaran sampai awal Februari 2020, belum menanam padi. Kondisi itu disebabkan curah hujan yang rendah.

Kepala Desa Sarabau, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Belmindo Roberto mengatakan seluruh petani di desa tersebut belum mengolah sawah. “Kami khawatir petani tidak bisa menanam lagi karena curah hujan rendah,” ujarnya, Minggu (2/2).

Umumnya curah hujan di wilayah NTT berlangsung hingga Maret. Jika hujan tidak turun dalam waktu dekat, lanjut Belmindo, pemerintah mesti mewaspadai ancaman krisis pangan. Untuk tanaman lainnya seperti jagung dan kacang-kacangan sudah ditanam sejak Januari, bahkan beberapa petani sudah menanam sejak Desember.

Dia mengatakan petani yang belum menanam padi bukan saja berasal dari Sarabau tetapi desa-desa lainnya seperti Silawan, Sulakadi, Sadi, Takirin, dan Dafala.

Baca Juga :  Sempat Ditolak, KM Lambelu Tetap Turunkan Penumpang di Maumere

Di Kota Kupang, ratusan areal persawahan di Kelurahan Oebufu juga belum diolah karena kekurangan air. Namun, sejumlah petani mulai menganti tanaman padi dengan tanaman lainnya yang tidak membutuhkan banyak air seperti sawi dan kangkung.

Kepala Stasiun Klimatologi Lasiana Kupang Apolinaris Samsudin Geru mengatakan curah hujan rendah pada akhir Januari disebabkan anomali iklim berupa gangguan atmosfer skala synoptik di barat daya Lampung dan di Teluk Carpentaria. Akibatnya, massa udara dan awan penghujan tersedot dan berbondong menuju ke area siklonik tersebut, dan mengakibatkan wilayah NTT kurang hujan.

“Untuk faktor global (El Nino dan La Nina) diprediksi dalam kondisi netral, sehingga dalam beberapa hari ke depan diprediksi curah hujan akan kembali normal dan memasuki puncak musim hujan,” ujarnya. (mi)

Baca Juga :  Waspadai Gelombang 3 Meter Landa Perairan NTT

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *