Bupati Belu Ajak Masyarakat Validasi NIK ke NPWP

  • Whatsapp
Foto: KPP Pratama Atambua

Atambua – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Atambua menggelar acara Apresiasi Stakeholders dan Talkshow Pemadanan NIK NPWP pada di Ballroom Hotel Matahari, Atambua, Kabupaten Belu, Selasa (21/22023).

Kegiatan tersebut merupakan wujud kepercayaan dan hubungan baik antara KPP Pratama Atambua dan para stakeholders.

Read More

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Belu, Bupati Timor Tengah Utara, dan seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari Kabupaten Belu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Kabupaten Malaka. Selain itu hadir juga asosiasi pengusaha dan lembaga keuangan serta para wajib pajak baik wajib pajak orang pribadi maupun wajib pajak badan.

Bupati Belu dalam sambutannya mengungkapkan peran penting dari semua pihak. “Kantor pajak, pemerintah dan para pengusaha merupakan bagian yang saling berkaitan satu sama lain,” ucap dr. Agustinus Taolin.

Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan talkshow pemadanan NIK-NPWP bersama narasumber Kepala KPP Pratama Atambua, Irawan Eko Saputro; Bupati Belu, Agustinus Taolin; Bupati TTU, Juandi David; Asisten Bupati Malaka, Albertus Bria, dan Ketua APINDO Belu, Agustinus Lise Pio.

Talkshow tersebut bertujuan untuk menginformasikan ketentuan terbaru Undang-undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) yaitu implementasi penggunaan NIK sebagai NPWP dan juga menanyakan respon atau kendala yang dihadapi oleh stakeholders.

Bupati Belu, Agustinus Taolin merespon kebijakan tersebut dengan baik. “NIK menjadi NPWP semakin memudahkan masyarakat, di Pemerintah Kabupaten Belu sendiri juga sudah menerapkan kebijakan untuk berobat cukup menggunakan KTP, BPJS sudah disinkronkan. Kita harus mendukung kebijakan satu data seperti ini demi kemudahan administrasi” ujar Agustinus.

Kepala KPP Pratama Atambua, juga menyampaikan bahwa akan terus bersinergi. “Saya berharap, hubungan yang baik ini dapat kita jaga dan terus kita tingkatkan sehingga kita mampu untuk terus bersinergi membangun negara kita ini terutama daerah kita kita,“ tutur Irawan.

Bupati Belu juga mengajak masyarakat untuk segera memadankan NIK menjadi NPWP agar kewajiban perpajakan bisa dipenuhi dengan KTP saja. “Ayo padankan NIK dengan NPWP, supaya masyarakat semakin mudah dalam mendapatlayanan pajak” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, KPP Pratama Atambua juga memberikan penghargaan kepada stakeholders di antaranya, wajib pajak badan, orang pribadi dan instansi pemerintah dengan setoran pajak tertinggi, pemerintah dengan penyampaian ILAP 2022 tepat waktu, SKPD dengan tingkat kepatuhan tertinggi, pemerintah daerah rekonsiliasi penyetoran pajak tepat waktu serta pertumbuhan penerimaan pajak signifikan.

Turut memeriahkan kegiatan tersebut adalah beberapa UMKM di Kabupaten Belu. UMKM sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat mempunyai peran sentral khususnya dalam upaya pemulihan perekonomian paska pandemi. Hal itu sebagai wujud dukungan KPP Pratama Atambua terhadap perkembangan UMKM di wilayah kerjanya.

KPP Pratama Atambua terus memberikan pelayanan terbaik kepada stakeholders dan menjalin hubungan baik, sehingga penerimaan pajak dapat ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat. (*)

 

 

 

 

 

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.