BI Catat Jumlah Uang Beredar Pada Natal dan Tahun Baru di NTT Sebesar Rp1,5 Ttriliun

  • Whatsapp
Uang/Copyright: Lintasntt.com

Kupang – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT mencatat uang beredar selama periode Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di daerah itu mencapai Rp1,5 triliun.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT Agus Sistyo Widjajati, Jumat (12/1/2024) mengatakan jumlah ini turun sebesar 18% bila dibandingkan pada periode Nataru 2022 yang tercatat sebanyak Rp1,8 triliun.

Untuk transaksi non tunai khususnya transaksi digital berbasis QRIS periode Januari-November 2023 tercata sebesar Rp505,43 miliar atau tumbuh 237,68% (yoy).

Selanjutnya dari sisi volume transaksi QRIS, tercatat sebanyak 2,97 juta transaksi atau tumbuh 175,10% (yoy). Pertumbuhan transaksi tersebut didorong oleh semakin banyaknya pedagang yang menggunakan QRIS, yaitu sebanyak 221.884 pedagang atau tumbuh 55,54% (yoy).

Lebih lanjut, Dia mengatakan peningkatan transaksi non tunai berbasis QRIS di wilayah NTT menunjukkan semakin meningkatnya preferensi masyarakat dalam menggunakan sarana pembayaran non tunai seperti transfer, ATM maupun QRIS yang semakin Cepat, Mudah, Murah, Aman dan Handal.

Selain itu, untuk menjaga kenyamanan dan keamanan serta meningkatkan layanan kas baik Tunai maupun Non Tunai, Bank Indonesia menghimbau masyarakat untuk:

“Selalu meneliti uang yang diterima dengan 3 D, yaitu Dilihat, Diraba dan Diterawang agar terhindar dari kerugian uang tidak asli, selalu merawat uang rupiah dengan 5 J, yaitu Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Dibasahi dan Jangan Diremas agar uang selalu dalam kondisi baik, serta berhati-hati dalam bertransaksi secara non tunai,” ujarnya. (mi)

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.