Bangkai Kapal Pengangkut 1.060 Tawanan Perang Era PD II Ditemukan di Dasar Laut

  • Whatsapp
Montevideo Maru (Naval History and Heritage Command)/Washington post

Filipina – Bangkai Kapal Montevideo Maru milik Jepang yang mengangkut ribuan tawanan perang era Perang Dunia (PD) II termasuk warga sipil telah ditemukan.

Dikutip dari channelnewsasia, Senin (24/4/2023), bangkai kapal itu ditemukan di dasar laut di barat laut Pulau Luzon, Filipina pada kedalaman 4.000 meter atau 4 kilometer.

Pencarian mengunakan kendaraan bawah air atau Autonomous Underwater Vehicle (AUV), dimulai sejak 6 April 2023 dan ditemukan setelah 12 hari.

Kapal itu tenggelam pada 1 Juli 1942 setelah ditorpedo Kapal Selam Amerika Serikat, Sturgeon (SS-187), yang tidak menyadari bahwa kapal tersebut adalah kapal tersebut mengangkut tawanan.

Total sekitar 1.060 ada kapal tersebut, terbanyak adalah warga Australia sebanyak 979 orang, dan 850 di antaranya tentara. Ada juga warga sipil dari 13 negara, termasu 33 awak kapal Norwegia Herstein, 20 penjaga dan awak Jepang.

Para tawanan perang itu ditangkap oleh Jepang pada musim gugur di kota pesisir, Rabaul, Papua Nugini. “Akhirnya, tempat peristirahatan jiwa-jiwa Montevideo Maru yang hilang telah ditemukan,” ujar Perdana Menteri Anthony Albanese di media sosial.

Dia berharap kabar ditemukannya bangkai kapal tersebut membawa kenyamanan bagi orang-orang terkasih yang anggota keluarga mereka meninggal bersama kapal tersebut.

Kapten Roger Turner mengatakan kepada AFP melalui telepon dari atas kapal Survei Fugro Equador menyebutkan kapal terbelah menjadi dua bagian. Haluan dan buritan tergeletak sekitar 5.000 meter. Kapal itu diduga terkena dua torpedo. “Ketika kami melihat gambar-gambar itu adalah momen seumur hidup, sangat menarik,” Kapten Roger Turner, Direktur Teknis Ekspedisi Kapal Survei Fugro Equator.

“Kami sangat sadar bahwa itu adalah kuburan, itu adalah kuburan perang bagi sekitar 1.100 orang – baik militer Sekutu dan warga sipil kami, tetapi juga kru dan penjaga Jepang,” kata Turner. “Itu diperlakukan dengan rasa hormat yang pantas,” tambahnya. (*)

Sumber: Channelnewsasia

Editor: Gamaliel

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.