Bakal Calon Gubernur NTT Johni Asadoma Disambut Lagu Rohani dan Didoakan di Seminari Pra-Novisiat Claret

  • Whatsapp
Irjen (Purn) Johni Asadoma bersama keluarga dan Frater di Seminari Pra-Novisiat Claret Kupang/Foto: lintasntt

Kupang – Bakal Calon Gubernur NTT Periode 2024-2029 Irjen (Purn) Johni Asadoma berkunjung ke Seminari Pra-Novisiat Claret di Matani, Kupang, Kamis (4/3/2024) sore.

Johni datang bersama tim serta keluarga yakni istri, Vira Sirait-Asadoma dan anak Veronica Gabriela Margareth Asadoma yang juga putri NTT 1 2024.

Para calon pastor muda ini mengenakan sarung tenun ikat dari beberapa daerah di NTT, menyambut rombongan dengan tarian ja’i. Tiba di dalam ruangan, rombongan disambut dengan lagu rohani populer “Hidup Ini Adalah Kesempatan” yang dinyanyikan oleh seluruh biarawan, sambil memetik gitar.

Superior Komunitas Pra-Novisiat Claret Kupang P. Yohanes Don Bosco Asmirudin, CMF mengatakan, Johni Asadoma adalah bakal calon gubernur pertama di NTT, termasuk mantan Kapolda yang mengunjungi seminari ini. Komunitas ini terdiri dari para frater yang berasal dari Flores, Timor, Timor Leste dan Medan, Sumatera Utara.

“Kami sunguh-sungguh merasa sangat bahagia, merasa terberkati dikunjungi seorang mantan Kapolda. Saya kenal bapak. Kami juga sangat berbahagia karena pertama kali kompleks ini dikunjungi oleh seorang putri Indonesia,” katanya saat menyampaikan sambutan.

Pada kesempatan tersebut, Irjen (Purn) Johni Asadoma mengatakan, setelah mengakhir tugas di Polri pada 1 Februari 2024, ia ingin melanjutkan pengabdiannya kepada masyarakat dan daerah di bidang politik. Menurutnya, tak ada pensiun untuk pengabdian kepada masyarakat.

Ia mencontohkan, Perdana Menteri Malaysia Mahatir Mohamad terpilih menjadi Perdana Menteri Malaysia di usia 92 tahun. Setelah ditanyakan tipsnya, Mahatir mengatakan jangan pernah berhenti bekerja supaya otak maupun fisik terus dilatih untuk bekerja.

Jika fisik tidak dilatih beraktivitas dan olahraga, lama-lama akan semakin mengedor, mengecil dan menurun. Begitu juga dengan otak, jika tidak pakai untuk berpikir dan bekerja, lama-lama mengecil dan membuat manusia tidak produktif, terutama berguna bagi orang lain.

“Hidup ini adalah kesempatan. kesempatan untuk berbuat baik, untuk bersaksi tentang Tuhan, bahkan, berbagi dengan sesama. kesempatan untuk hidup yang damai dan rukun dengan sesama,” lanjutnya.

Karena itulah, Johni datang ke Seminari Pra-Novisiat Claret untuk memperkenalkan diri sebagai bakal calon gubernur sekaligus minta didoakan. “Tak kenal tak sayang, tapi di sini, tak kenal tak didoakan,” ucap Johni disambut tepuk tangan seluruh para frater.

Kendati tidak lagi bertugas sebagai polisi, Johni mengatakan akan tetap melayani masyarakat, mendukung kegiatan-kegiatan kelompok masyarakat dalam berbagai hal.

“Saya minta didoakan, doa dari para imam. kalau iman dan para pastor yang ada di sini. Tuhan membuka jalan, agar saya dapat terjun ke politik dengan baik,” ujarnya.

P. Yohanes Don Bosco Asmirudin mengatakan seluruh calon di seminari ini mendoakan Irjen (Purn) Johni Asadoma sekaligus menyebarkan flyer tentang Asadoma yang dibagikan kepada para frater. Flyer itu berisi informasi yang cukup lengkap agar masyarakat mengenal lebih jauh calon gubernur NTT ini, seperti penghargaan kepolisian, karir kepolisian, penugasan di luar negeri hingga karir olahraga. (gma)

Komentar ANDA?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.