Aniaya Korban dengan Pisau, Pemuda Asal Kupang Tengah Ditangkap

  • Whatsapp
Pelaku Penganiayaan (tengah). Foto: Polsek Kupang Tengah

Kupang – Polsek Kupang Tengah menangkap Guido Candra Lanang, pelaku penganiyaan dengan senjata tajam, Selasa (27/5/2021).

Guido menganiaya Angga Saputra Ndolu denan pisau hingga mengalami luka di belakang kepala dan punggung bagian kiri.

Read More

Kapolsek Kupang Tengah, Ipda Elpidus kono Feka, S.Sos mengatakan kejadian berawal dari keduanya sama-sama menghadiri pesta ulang tahun di RT 10 RW 05, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Sekitar pukul 05.00 Wita, terjadi perselisihan antara korban dan pelaku. Pemicunya, Angga memukul seorang teman Guido yang kemudian terjadi perselisihan yang mengakibatkan pesta bubar. Selanjutnya, Guido bersama teman-temannya pergi ke depan Pasar Seribu tak jauh dari lokasi pesta. Beberapa saat kemudian, Angga datang dan kembali memukul teman Guido.

Baca Juga :  Seekor Penyu Belimbing Terjaring Pukat Nelayan Desa Mata Air

Kejadian kedua itu kembali menyulut kemarahan Guido. Selanjutnya, Angga pergi dan menyampaikan peristiwa itu kepada teman-temannya. Teman-teman Angga datang dan sempat mengajak pelaku dan korban berdamai, namun terjadi lagi pertengkaran sehingga Guido berusaha memukul Angga.

“Korban (Angga) lari tetapi terjatuh sehingga pelaku melakuan penganiayaan menggunakan pisau yang saat itu sudah dibawa oleh pelaku dengan cara pelaku menikam kepala belakang bagian kanan korban sebanyak satu kali dan punggung belakang bagian kiri sebanyak satu kali, Setelah itu pelaku melarikan diri,” ujarnya.

Selanjutnya, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Kupang Tengah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Kupang untuk dilakukan visum.

Menurut Ipda Elpidus, pelaku sudah berulang kali melakukan tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam di wilayah hukum Polsek Kupang Tengah.

Baca Juga :  Saracen Lebih Merusak daripada Narkoba

Gudio ditangkap oleh Kanit Reskrim Polsek Kupang Tengah Bripka Pance Sopacua bersama tim di belakang rumahnya. dan ditahan di Rutan Polres Kupang. Ia dijerat dengan Pasal 351 ayat (1) Kuhp dengan ancaman hukuman penjara maksimal 3 tahun 6 bulan. (*/gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *