Anggaran Pilkada Gubernur NTT Rp339,384 Miliar

  • Whatsapp
Kantor KPU NTT/Foto: Gamaliel Amalo

Kupang–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengajukan permintaan dana sebesar Rp339, 384 miliar untuk mendanai pemilihan gubernur dan wakil gubernur pada 2018.

Anggaran sebesar itu meningkat jika dibanding anggaran pada pilkada lima tahun lalu, antara lain karena terjadi penambahan pemilih.

Read More

Pada pilkada 2018 terjadi penambahan pemilih sebanyak 853.886 orang menjadi 3,5 juta pemilih jika dibanding pemilih pada pilkada 2013 sebanyak 2,6 juta orang.

Ketua KPU NTT Maryanti Adoe mengatakan rancangan awal kebutuhan dana sebesar Rp490,098 miliar. Setelah dilakukan sharing dana bersama 10 kabupaten yang juga menggelar pilkada pada 2018,
beban anggaran di tingkat provinsi berkurang menjadi Rp339,384 miliar sehingga terjadi penghematan anggaran sebesar Rp150,174 miliar.

Baca Juga :  Pengadaan Logistik Pilgub NTT Mulai Februari

Kabupaten yang akan menggelar pilkada bersamaan dengan pilkada gubernur ialah Kupang, Timor Tengah Selatan, Sikka, Alor, Ende, Manggarai Timur, Nagekeo, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, dan Rote Ndao.

“Anggaran menjadi berkurang dari rancangan awal kerena sejumlah kegiatan sama antara KPU provinsi dan KPU kabupaten seperti honor PPK, PPS dan KPPS dan pengadaan barang,” kata Maryanti dalam Rapat Dengar Pendapat bersama pimpinan DPRD NTT, Selasa (14/6).

Menurutnya anggaran akan berkurang lagi sebanyak Ro34,799 miliar jika calon kepala daerah tidak mencapai tujuh pasangan, atau pengadaan alat peraga kampanye dan bahan kampanye tidak dilakukan KPU. Tahapan pilkada NTT akan dimulai September 2017-Agustus 2018. (gma)

Baca Juga :  KPU NTT Harap APD Terealisasi Sebelum Pelantikan PPS  

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *