Akseleran Kucurkan Rp60 Miliar Danai Pembangunan PLTMG 40 Mw di Kupang

  • Whatsapp
PLTMG Kupang Barat/Foto: Senior Vice President Corporate Communication Akseleran, Rimba Laut

Kupang–Fintech Peer to Peer (P2P) Lending Akseleran mengeluarkan anggaran sebesar Rp60 miliar untuk mendanai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin dan Gas (PLTMG) berkekuatan 40 Mega Watt di Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Proyek bernama ‘Kupang Gas Engine Power Plant (Peaker)’ ini dijalankan oleh borrower (UKM) Akseleran, yakni PT Indo Fuji Energi beserta lebih dari 25 vendornya sejak awal 2019 dan dijadwalkan rampung pada Maret 2020.

Chief Credit Officer and Co-Founder Akseleran, Christopher Gultom mengatakan Akseleran memberikan solusi pembiayaan kepada Indo Fuj Energi melalui agunan berbasis kontrak, yang diharapkan mampu meningkatkan perbaikan kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Kabupaten Kupang.

“Progress proyeknya sudah mencapai 90% dan kami berharap masyarakat setempat yang selama ini masih dibayangi kegelapan akibat tidak adanya pasokan listrik akhirnya dapat beroleh terang untuk kelangsungan masa depan yang jauh lebih baik,” ujarnya di Kupang, Rabu (26/2).

Baca Juga :  Bulog NTT Gelontorkan 43 Ton Beras ke Pasar

Menurutnya, Akseleran sudah berizin di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mampu memberikan kontribusi secara nyata melalui fasilitas pembiayaan yang disalurkan kepada UKM, sekaligus menunjukkan Akseleran telah mendukung penuh pembangunan PLTMG di Kupang.

“Nilai outstanding tertinggi yang sudah kami salurkan sebesar Rp55 miliar. Semoga tidak ada halangan dan awal bulan depan Akseleran sudah menerangi satu pulau Timor,” ungkap Christopher.

Senior Vice President Corporate Communication Akseleran, Rimba Laut menjelaskan pertumbuhan kinerja positif Akseleran di NTT tidak hanya terjadi di sektor pinjaman usaha yang disalurkan kepada para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM), tetapi Akseleran juga mencatat pertumbuhan terhadap total nilai investasi pendanaan yang diberikan oleh para pemberi pinjamannya (lender).

Hingga akhir Desember 2019, tambah Dia, Akseleran berhasil meraih total nilai investasi pendanaan di NTT sebesar Rp310 juta atau tumbuh 28% dibandingkan periode yang sama di 2018.

Baca Juga :  Sinergi Telkomsel dan Gojek Terus Perkuat Produktivitas Mitra UMKM Hadapi Pandemi

Faktor penopang tertinggi, terangnya, terjadi pada semester kedua 2019 yang meraih nilai investasi pendanaan sebesar Rp170 juta atau tumbuh 26% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Menurut Rimba, Kota Kupang memberikan kontribusi terbesar terhadap NTT dalam raihan total investasi pendanaan yang berlangsung di sepanjang 2019, yakni hampir 50% dan selebihnya terbagi cukup merata di kabupaten atau kota lainnya.

“Tingkat kesadaran masyarakat di NTT, khususnya di Kota Kupang terhadap Akseleran sebagai alternatif investasi pendanaan yang legal, aman, dan menguntungkan semakin tinggi. Kami menargetkan, pada akhir tahun ini, pertumbuhannya bisa menembus hingga tiga kali lipat dan berinvestasi pendanaan di Akseleran sangat mudah dimana mulai dari 100 ribu bisa meraih imbal hasil hingga 21% per tahun serta sudah difasilitasi juga dengan proteksi asuransi kredit,” tambah Rimba. (sumber: mi)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *