AJI Bantu Jurnalis di Kota Kupang yang Terpapar Covid-19

  • Whatsapp
AJI Kota Kupang

Kupang – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia lewat program #UntukJurnalisID memberi dukungan bagi para jurnalis di Kota Kupang yang terpapar Covid-19.

Dan enam jurnalis di kota kupang yang merupakan anggota AJI Kupang menerima bantuan dari AJI Indonesia lewat program #UntukJurnalisID ini.

Read More

“Sebelum program ini, AJI Kupang secara swadaya sudah memberikan bantuan kepada beberapa anggota AJI Kupang yang terpapar Covid-19,” kata Ketua AJI Kupang, MArthen Bana kepada wartawan, Sabtu (18/9/2021).

Baca Juga :  Disambut Lagu 'Bale Nagi' Gubernur NTT Menangis

Namun setelah ada program #UntukJurnalisID, kemudian diberikan bantuan langsung oleh AJI Indonesia kepada jurnalis yang terkena Covid-19. Bantuan yang diberikan adalah bagi keluarga inti yakni bagi jurnalis yang sudah berkeluarga terdiri dari suami, istri dan anak-anak.

Sedangkan bagi jurnalis yang belum menikah lanjut Marthen Bana, bantuan diberikan kepada jurnalis dan orang tua (ayah dan ibu) yang terpapar Covid-19.

Khusus di Kota Kupang sebut Marthen Bana yang tengah menjalani isolaasi mandiri karena terpapar Covid-19 mengatakan, ada enam anggota AJI Kupang yang mendapat bantuan tersebut. Enam anggota AJI Kupang yaitu Tonny Johanes, Obed Gerimu, Retno Irawati, Eddy Olin, Djemi Amnifu dan Marthen Bana.

Baca Juga :  Segel Sekolah, Warga Oematnunu Sampaikan Dua Tuntutan

Ia menyebut jurnalis merupakan kelompok yang memiliki risiko tinggi atas paparan Covid-19, karena tuntutan pekerjaan yang sering kali mengharuskan bertemu dengan berbagai kalangan saat peliputan.

Data yang dirilis oleh AJI Indonesia menunjukkan sekitar 294 jurnalis terpapar Covid-19 selama tahun 2020. Namun pada kenyatannya angka ini dapat lebih besar, mengingat tidak semua jurnalis bersedia melaporkan kasusnya.

Program AJI Indonesia lewat #UntukJurnalisID merupakan dukungan bagi para jurnalis terpapar Covid-19 yang memerlukan perawatan melalui isolasi mandiri maupun perawatan intensif di rumah sakit.

“Bantuan disalurkan kepada jurnalis dalam bentuk tunai agar dapat digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan pemulihan,” ujarnya. (gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *