Ahok: Saya Ngomong Apa Juga Dipelintir

  • Whatsapp
Basuki T Purnama (Ahok)/Foto: newsth.com

Jakarta–Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri. Kali ini calon gubernur nomor urut 2 itu dilaporkan terkait pernyataannya di salah satu media online internasional yang membahas tentang aksi 4 November.

Dalam laporan tersebut, pelapor dalam hal ini Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) melaporkan Ahok karena Ahok disebut-sebut mengatakan bahwa massa yang ikut aksi 4 November dibayar Rp500 ribu per orang.

Read More

Ahok membantah hal apa yang menjadi pokok laporan ACTA. Menurut Ahok, ia hanya memerintahkan reporter media online internasional tersebut untuk membaca berita atau media sosial bahwa ada informasi mengenai massa yang menerima bayaran tersebut.

Baca Juga :  Ahok Punya Kesempatan di Tempat Lain

“Saya enggak bilang menuduh kok, saya kan bilang tolong sampaikan kamu baca saja berita-berita yang ada, itu sosmed-sosmed kan bisa dibaca,” kata Ahok di sela blusukan di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (18/11/2016).

Ahok menegaskan tak pernah mengatakan hal tersebut. Bahkan menurutnya apa pun yang dikatakannya akan selalu dipelintir.

“Saya enggak pernah bilang kok, saya ngomong apa juga dipelintir,” tutur Ahok. (detikcom)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *