Ada Unjuk Rasa, Polisi Jaga Rapat Konsolidasi Partai Demokrat NTT

  • Whatsapp
lintas

Kupang – Ratusan polisi dari Polres Kupang Kota dan Polda NTT berjaga-jaga di gedung Grand Mutiara, tempat digelarnya Rapat Konsolidasi Kader Partai Demokrat, Sabtu (5/2/2022).

Polisi berjaga-jaga untuk mengamankan kegiatan tersebut setelah terjadi unjuk rasa dari massa yang pro eks eks ketua DPD Partai Demokrat NTT , Jefri Riwu Kore.

Read More


Massa datang ke gedung tersebut untuk meminta klarifikasi anggota DPP Partai Demokrat Benny K Harman terkait terpilihnya Leonardus Lelo sebagai ketua DPD Demokrat NTT periode 2021-2026. Leonardus mengalahkan Jefri Riwu Kore dalam perebutan kursi ketua pada Januari 2022.

Baca Juga :  PDIP NTT Tegaskan Paket 'Marhaen' Tetap Utuh

Massa berorasi dan membakar baliho yang bergambar spanduk Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) serta meminta polisi membuka barikade agar bisa masuk ke ruangan. Namun, ratusan polisi yang berjaga-jaga di gerbang, tetap tidak mengizinkan mereka masuk.

Massa tidak diizinkan pihak kepolisian untuk berorasi sehingga adu mulut pun tak terhindarkan. Bahkan massa membakar spanduk bergambarkan Ketua Umum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). “Bakar bendera itu, kita sudah bersurat ke polisi mengikuti mekanisme dan prosedur tetapi polisi tidak mengizinkan kita,” teriak salah satu pengunjuk rasa.

Aksi unjuk rasa tersebut mengakibatkan arus lalu lintas di Jalan Timor Raya macet. Sampai pukul 13.00 ratusan polisi dengan mobil water canon dan pengurasi massa masih berjaga-jaga di depan gedung pertamuan. (mi)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *