60% TKI Asal NTT Pembantu Rumah Tangga

  • Whatsapp
Agusdin Subiantoro /Foto: Gamaliel Amalo

Kupang–Pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) dari Nusa Tenggara Timur (NTT) masih didominasi tenaga kerja yang bekerja di sektor informal atau pembantu rumah tangga sebanyak 60 persen.

Padahal tenaga kerja asal wilayah lain di Indonesia yang bekerja di sektor informal terus berkurang. Bahkan TKI asal daerah-daerah di Sumatera yang bekerja di sektor formal sudah mencapai sekitar 90 persen.

“Tenaga kerja dari NTT yang dikirim ke luar negeri ini, sekarang masih banyak penempatannya yang didominasi oleh tenaga tata laksasana rumah tangga yang jumlahnya sekitar 60 persen,” kata Deputi Penempatan BNP2TKI Agusdin Subiantoro seusai menyampaikan materi tentang Tenaga Kerja Indonesia kepada ribuan mahasiswa yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Universitas Nusa Cendana Kupang, Rabu (29/6).

Baca Juga :  TNI Perketat Pengamanan Perbatasan Timor Leste

Menurutnya, BPNP2TJI membekali mahasiswa untuk bisa mengkomunikasikan kepada masyarakat tentang program-program yang dilakukan oleh kementerian maupun lembaga lain. “Teman-teman dari mahasiswa, kita harapkan nantinya bisa sebagai motivator, kemudian sebagai akselerator dan komunikator untuk bisa menyampaikan pesan-pesan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Subiantoro apa yang disampaikan kepada mahasiswa tersebut diharapkan akan diteruskan kepada masyarakat yang akan bekerja ke luar negeri melalui saluran resmi yang sudah ditetapkan.

” Kami memilih mahasiswa Undana karena NTT dikenal sebagai pengirim terbanyak pekerja ilegalnya. Calon tenaga Ilegal itu menjadi beban buat negara, karena ketika itu bermasalah, maka itu akan menjadi tanggung jawab negara untuk menyelesaikannya,” ujarnya. (gma)

Baca Juga :  273 Pemilik Hak Suara di Sidang Sinode GMIT Disahkan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *