14 Penyelam Bersihkan Sampah di Teluk Kupang

  • Whatsapp
Bersihkan Sampah di Teluk Kupang

Kupang–Sebanyak 14 penyelam melakukan pembersihan sampah di perairan Teluk Kupang, NTT, Jumat (21/4/2017).

Kegiatan itu merupakan bagian dari perayaan Hari Bumi pada 22 April 2017 sekaligus sebagai bentuk kampanye untuk mengajak warga menjaga kebersihan pantai dan laut.

Read More

Para penyelam berasal dari sejumlah instansi yakni Kantor Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN), Kantor SAR Kota Kupang, Pangakalan Utama TNI Angkatan Laut VII, dan dan Flobamora Club Diving.

“Kegiatan ini bagian dari upaya pemerintah untuk melakukan revolusi mental untuk Indonesia bersih, serta sebagai pesan kepada masyarakat untuk membersihkan dan menjaga laut,” kata Kepala BKKPN NTT Ikram M. Sangadji kepada wartawan.

Baca Juga :  Trump Diminta Bantuan Selesaikan Kasus Montara

Sampah yang dikumpulkan penyelam tersebut antara lain sampah plastik dan besi seberat 50 kilogram. Sampah di Teluk Kupang sangat menganggu terutama sampah plastik. Padahal ada 76 jenis hewan laut yang terancam mati karena mengonsumsi sampah plastik

Ikram mengatakan pihaknya masih menggelar sejumlah kegiatan menyongsong Hari Bumi antara lain melakukan seminar yang melibatkan masyarakat dan aparat pemerintah hingga tingkat kelurahan. “Seminar akan merekomendasikan kepada pemerintah mengenai cara pengelolaan sampah di pesisir dan laut,” ujarnya.

Dengan gerakan membersihkan sampah tersebut, Ikram berharap warga terdorong untuk menjaga kebersihan laut. “Kita ingin pembersihan sampah dilakukan secara bersama-sama lebih baik daripada pembersihkan sampah dilakukan secara individu,” kata Dia.

Baca Juga :  Keluarga Besar Maumere Kupang Gelar Baksos di Pantai Liman

Dia mengatakan pembersihan pantai yang dilakukan selama ini masih terbatas seperti mahasiswa membersihkan sampah tetapi masyarakat menonton.

Hal itu terjadi karena sampai saat ini Kota Kupang belum memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang larangan membuang sampah sembarangan terutama di kawasan wisata tidak tersedia tempat sampah, sehingga adanya gerakan membersihkan sampah, Dia berharap pengelolaan sampah di Kota Kupang menjadi lebih profesional.

Wakil Komandan Lantamal VII Kupang Kolonel Laut (P) Franciscus Herman yang turut dalam pembersihan sampah tersebtu berharap pembersihkan sampah dilakukan secara kontinu melibatkan para club diving di kota tersebut.

“Kita mendukung kegiatan ini dan berharap bersama stakeholder dilakukan penyelaman bersama untuk membersihkan laut dari sampah,” ujarnya. (mi/gma)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *