13 Orang Tewas Akibat DBD di NTT, 1.063 Dirawat

  • Whatsapp
ILUSTRASI: Korban DBD Dirawat di Rumah Sakit SK Lerik, Kota Kupang/Foto: Lintasntt.com

Kupang–Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Nusa Tenggara Timur (NTT) dokter Theresia Sarlin Ralo mengatakan korban tewas demam berdarah dengue (DBD) sejak 1-28 Januari 2019 telah mencapai 13 orang.

“Tingkat kematian DBD (case fatality rate/CFR) mencapai 1,4%,” ujarnya di Kupang, Senin (28/1).

Korban tewas berasal dari 9 kabupaten yakni Ngada, Manggarai, Manggarai Barat dan Sumba Timur masing-masing dua orang, sedangkan Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Manggarai Timur dan Ende masing-masing satu orang.

Untuk tingkat kabupaten, CFR DBD di Manggarai tertinggi yakni 9,1% atau dari 11 penderita DBD, dua orang meninggal, dan CFR 3,2% di Ngada yakni dari 2 penderita, dua orang di antaranya meninggal.

Baca Juga :  30 Sekolah di Kupang Buka Pendaftaran Online

Sedangkan penderita DBD yang dirawat 1.063 orang tersebar di 21 kabupaten dan kota, kecuali Kabupaten Rote Ndao. Penderita terbanyak di Manggarai Barat sebanyak 271 kasus dan korban tewas dua orang, dan di Kota Kupang sebanyak 210 orang

“Pengendalian vektor penular DBD mengedepankan upaya pemberdayaan masyarakat dan peran serta masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M Plus yakni menguras, menutup penampugan air dan mengubur atau memanfaatkan kembali plus melalui gerakan satu rumah satu juru pemantau jentik (jumantik),” ujarnya. (mi)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *