1.600 Warga Kota Kupang tidak Kebagian BLT Terima Sembako dari Polda

  • Whatsapp
Kapolda NTT Irjen Hamidin (kanan) dan Wakapolda NTT Brigjen Johni Asadoma (kiri) bersama jajaran memperlihatkan sembako yang akan dibagikan kepada warga/Foto: Lintasntt.com

 
Kupang – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) membagikan 1.600 paket sembako kepada warga miskin terdampak virus korona (covid-19) di Kota Kupang, Jumat (15/5).

Bakti Sosial pembagian peket sembako tersebut digelar serentak di seluruh jajaran Polda NTT. Di 22 Polres dan Polresta, jumlah paket sembako yang dibagikan ke masyarakat bervariasi antara 800 hingga 1.000 peket. Kegiatan itu disatukan dengan Bhakti Sosial Peduli Covid-19 dalam Rangka Hari Ulang Tahun ke-40 Yayasan Kemala Bhayangkari Tahun 2020.

Read More

“Kita sudah identifikasi nama-nama penerima bantuan paket sembako bersama pemerintah, yaitu mereka yang tidak menerima bantuan langsung pemerintah (BLT),” kata Kapolda NTT Irjen Hamidin kepada wartawan.

Baca Juga :  Kapolda NTT dan Lima Kapolres Dimutasi

Pembagian sembako diawali penyerahan simbolis paket sembako dari Irjen Hamdin bersama Wakapolda Brigjen Johni Asadoma kepada masing-masing kepala satuan kerja (kasatker) Polda yang selanjutnya dibagikan kepada masyarakat.

Menurutnya, data masyarakat penerima paket sembako tersebut telah disesuaikan dengan data dari personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibas) dan pemerintah daerah.

Kualitas paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat telah dilakukan pengecekan sehingga layak untuk dikonsumsi. “Pelaksanaan kegiatan bakti sosial tetap memperhatikan prosedur dan protokol penanggulangan pandemi covid-19,” ujarnya.

Paket sembako yang dibagikan tersebut terdiri dari empat kilogam beras, empat bungkus mie instan, satu kilogram gula pasir, dan dua liter minyak goreng.

Baca Juga :  NTT Pesan 10.000 Rapid Test Korona

Menutnya, kegiatan itu digelar serentak di seluruh jajaran Polda seluruh Indonesia, namun di Polda NTT pembagian sembako kepada masyarakat sudah digelar rutin sejak pandemi covid-19.

Selama ini, pembagian sembako dilakukan bergilir oleh jajaran polda dan juga jumlah yang berbeda setiap harinya. “Ada yang hari ini kita bagian 300 paket, besok 200 paket, jumlah paket sembako lebih banyak pada jumat dan minggu,” katanya. (mi)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *