Home / Hiburan / Paha Perempuan Jepang Jadi Tempat Iklan

Paha Perempuan Jepang Jadi Tempat Iklan

paha-perempuan-jepang-jadi-tempat-iklan-_130725022846-971

Bagikan Halaman ini

Share Button

TOKYO–LINTASNTT.COM: Sebuah agen periklanan di Tokyo mendapatkan cara yang unik untuk menarik perhatian orang, yaitu memanfaatkan paha perempuan sebagai iklan berjalan.

Para konsumen di Jepang disebut sebagai orang-orang yang sulit dijangkau karena banyak papan iklan dan layar televisi jumbo yang bertebaran menampilkan banyak komersial. Itulah mengapa agensi WIT memutuskan untuk memasang iklan di tempat yang pasti diperhatikan oleh para pria.

“Itu adalah tempat sempurna untuk memasang iklan karena biasanya pria senang memperhatikannya dan para perempuan tidak masalah memperlihatkannya,” kata Hidenori Atsumi, CEO dari WIT seperti dikutip dari laman Daily Mail.

Metode tersebut ternyata populer, sejauh ini sudah ada lebih dari 3.000 perempuan yang merelakan pahanya menjadi tempat iklan, yaitu dengan menempelkan tato temporer bergambar produk atau logo perusahaan.

Baca Juga :  Pevita Pearce Pacaran dengan Anak Pemilik Blue Bird, Indra Priawan?

Salah satunya adalah Miho Matsumoto yang mengaku nyaman dengan metode marketing yang tidak biasa itu. “Saya tidak akan mau melakukannya jika mereka meletakannya di perutku atau tempat lain yang rasanya memalukan bila diumbar, namun jika itu diletakkan di pahaku yang chubby, apa masalahnya?”

ITV melaporkan bahwa para perempuan yang ingin menjadi papan iklan berjalan harus memenuhi syarat, diantaranya adalah harus berusia setidaknya 18 tahun dan punya minimal 20 teman di jejaring media sosial.

Mereka dapat mengenakan pakaian apapun, namun Wit menyarankan agar partisipan memakai rok pendek dan kaus kaki panjang untuk mengarahkan perhatian pada iklan di paha. Mereka bisa mendapat honor hingga £65 (Rp1 juta) per hari. Band rock Amerika Green Day dan Seth MacFarlane dari film “Ted” sudah pernah melihat iklan seperti itu di Tokyo dan banyak perusahaan yang dikabarkan tertarik untuk menggunakan metode tersebut. (naskah dan foto: republika.co..id)

Baca Juga :  Kenapa "Sakitnya Tuh di Sini" Jadi Lagu Paling Hits 2014

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda