Home / Timor / Warga Airmata Minta Air Bersih dan Benahi Pelayanan Posyandu

Warga Airmata Minta Air Bersih dan Benahi Pelayanan Posyandu

CalWali Kota Kupang Jonas Salean. Foto: Gamaliel
CalWali Kota Kupang Jonas Salean. Foto: Gamaliel

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Warga Kelurahan Airmata, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) minta sarana air bersih dan peningkatan layanan posyandu di kelurahan tersebut. Permintaan itu disampaikan kepada Wali Kota Jonas Salean ketika berkantor di Kelurahan Airmata, Kamis.

Jonas sering berkantor di kelurahan demi mendapatkan usul dan saran langsung dari warga yang berhubungan dengan pemenuhan layanan pemerintah dan persoalan di masyarakat.

“Selama ini kader-kader posyandu jarang melakukan sosialisasi terkati kesehatan ibu dan anak dan program keluarga berencana,” kata La’udu, warga setempat.

Warga lainnya, Ridwan minta wali kota membantu masyarakat dalam pemenuhan air bersih. “Jaringan perpipaan sudah dipasang dari mata air Taebenu, Kelurahan Manutapen, tetapi air bersih belum mengalir sampai Airmata,” ujarnya.

Baca Juga :  Bendungan Temef Tampung 77 Juta Meter Kubik Air

Terkait permintaan tersebut, Jonas mengatakan akan membenahi seluruh kekurangan tersebut. Namun ia minta diberi tambahan waktu. “Saya janji akan memenuhi seluruh kebutuhan warga yang berkaitan dengan pembangunan dan pelayanan Pemerintah. Program dapat berjalan baik dan optimal jika dilakukan secara berkelanjutan,” katanya.

Ia mengatakan Dinas Kesehatan akan menyusun jadwal tetap sosialisasi kesehatan ibu dan anak, serta program Keluarga Berencana. Saat ini Pemerintah Kota Kupang telah menyiapkan 285 Ribu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) bagi warga Kota Kupang. Pemerintah juga akan mengirim sejumlah tenaga medis di Rumah Sakit SK Lerik Kupang untuk melanjutkan studi menjadi dokter ahli.

Untuk pelayanan air bersih, sumber air Taebenu masih dikelola pemerintah NTT. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang hanya bertugas menyiapkan pipa. “Air bersih dari Taebenu langsung diminum sehingga harga ari berbeda dengan harga air dari sambungan umum, sekitar Rp6.000 per meter kubik,” ujarnya. (rr)

Baca Juga :  BI NTT dan Perbankan Gelar Pasar Murah Sembako

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda