Home / Bisnis / Viktor-Josef akan Jadikan NTT Penghasil Garam Industri Terbesar

Viktor-Josef akan Jadikan NTT Penghasil Garam Industri Terbesar

Bakal Calon Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (kedua dari kiri) bersma tokoh adat di Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang/Foto: Albert Vinsen
Bakal Calon Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (kedua dari kiri) bersma tokoh adat di Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang/Foto: Albert Vinsen

Bagikan Halaman ini

Share Button

Fatuleu–Bakal Calon Gubernur NTT Viktor Bungtilu Lasikodat mengatakan, ia bersama pasangannya Josef A.Nae Soi akan menjadikan NTT sebagai penghasil garam nomor satu di Indonesia, sekaligus menghapus predikat negara ini sebagai pengimpor garam.

“Sulit dibayangkan, negeri dengan bentangan pantai sangat panjang ini masih harus mengimpor tiga juta metrik ton garam industri dari Australia setiap tahun,” tegas Viktor dalam pertemuan dengan masyarakat Kecamatan Fatuleu Tengah, Kabupaten Kupang di Nunsean, Jumat (19/1).

Menurutnya, NTT punya potensi besar untuk menjadi penghasil garam industri dilihat dri sisi geografis dan iklim serta luas lahan di beberapa pulau seperti Timor, Rote, Sabu, Sumba dan Flores serta pulau-pulau lain.

Baca Juga :  Nasdem-Golkar Usung Paket Viktor-Josef

Ia menuturkan, tidak sulit mencari lahan sebagai tambak garam di NTT 20-30 ribu hektare lahan. Tinggal sekarang apakah ada kemauan baik dari pemerintah untuk menjadikan NTT sebagai penghasil garam terbesar di Indonesia.

Kemudian, sambungnya, dari sisi iklim NTT yang musim kemaruanya sangat panjang sangat cocok untuk pengembangan garam industri dalam skala yang lebih besar dan luar.

“Ke depan potensi ini yang harus dikembangkan. Kami tidak omong soal mimpi. Tetapi ini realita. Nah, jika sudah ada industri garam, dampak ikutannya adalah tersedianya lapangan kerja bagi anak-anak NTT. Industri garam itu sendiri mampu menyerap lebih dari 100 ribu tenaga kerja,” paparnya.

Ia mengakui, potensi untuk pengembangan industri garam di NTT belum digarap secara optimal . “Memang, saat ini sudah dikembangkan di Teluk Kupang dan Kabupaten Nagekeo, tetapi belum sepenuhnya menjawabi kebutuhan garam industri dalam negeri,” ujarnya.

Baca Juga :  Gubernur BI Resmikan Kantor Perwakilan NTT

Kata dia, jika dirinya bersama Josef A.Nae Soi dipercayakan rakyat untuk memimpin NTT, potensi kelautan dan perikanan yang dimiliki NTT akan menjadi salah satu prioritas pembangunan ekonomi di samping pariwisata yang akan dijadikan sebagai lokomotifnya. (flobamora.net)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda