Home / Sport / Ultras Gelar Kejurda Balap Motor di Boneana, Total Hadiah Rp210 Juta

Ultras Gelar Kejurda Balap Motor di Boneana, Total Hadiah Rp210 Juta

Jumpa Pers Kejurda Balap Motor Ultras Victory/Lintasntt.com
Jumpa Pers Kejurda Balap Motor Ultras Victory/Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Sebanyak 200 pembalap dari berbagai daerah di Indonesia dan Timor Leste ambil bagian dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Ultras Victory Grasstrack dan Motorcross, memperebutkan piala bergilir Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) Cup I, Kamis  (11/7)

Kejurda ini digelar di Sirkuit Boneana ini akan berlangsung hingga Minggu (14/7). Boneana terletak di lokasi wisata Boneana, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang sekitar 30 menit perjalanan dari Kota Kupang.

Para pebalap memperebutkan total hadiah sebesar Rp210 juta, tropi, piala bergilir gubernur NTT dan satu unit sepeda motor untuk juara umum. “Kejurda ini akan digelar setiap tahun seperti cabang olahraga lainnya,” kata Ketua Panitia Jongki Asadoma kepada wartawan.

Pemilihan Boneana sebagai lokasi balap motor menurut Asadoma, untuk mempromosikan lokasi tersebut sehingga semakin dikenal luas oleh masyarakat. Apalagi, banyak pebalap kejuaraan ini berasal dari beberapa provinsi di Jawa, Bali, dan Timor Leste, serta kabupaten lainnya di NTT.

Baca Juga :  Juara di Gothia Cup, Tim Pelajar Indonesia U-16 Disambut Meriah

Menurut Asodama, Kejurda Grasstrack dan Motorcross tersebut juga bertujuan mendorong pemerintah kabupaten dan kota di NTT memberikan perhatian serius kepada para pebalap di daerah masing-masing. Karena hanya dengan berkompetisi, pembangunan satu daerah bisa berkembang dengan baik.

“Komunitas motorcros ini banyak di seluruh dunia dan anggotanya banyak dan bisa memberikan dampak yang besar bagi pembangunan di daerah,” ujarnya.

Sekretaris Ikatan Motor Indonesia (IMI) Cabang Kupang Matheos Atasoge mengatakan kejurda balap motor yang digelar tersebut merupakan terbesar yang pernah digelar di Kupang. Pasalnya diikuti banyak pebalap dan menyedikan hadiah yang lumayan besar. “Kami akan bekerja secara profesional,” kata Atasoge yang didampingi anggota Panitia Vecky Tasesab dan Melianus Lasi. “Ini namanya kejurda tatapi rasanya seperti kejurnas,” tambah Vecky.

Sebanyak 14 kelas dipertandingkan dalam kejuaraan ini termasuk kelas khusus untuk anak-anak usia 5-11 tahun menggunakan sepeda motor mini.

Baca Juga :  Chris John Gelar Kejuaraan Dunia Tinju di Kupang

Selanjutnya untuk pemula terdiri dari bebek standar 4 tak 110 cc dan bebek standar 4 tak 125 cc. Kenudian kelompok junior bebek 4 tak 110 cc dan bebek 4 tak 125 cc, sedangkan senior terdiri dari bebek modifikasi 4 tak 110 cc dan bebek modifikasi 4 tak 125 cc.

Kemudian campuran sport 2 tak 155 cc dan trail 4 tak 200 cc senior (open), dan bebek campuran 2 tak 116 cc dan 4 tak 125 cc standar (open)

Selanjutnya trail 4 tak 200 cc (open), FFA (Grasstrack) 2 tak 155 cc dan 4 tak 200 cc (non special engine/(open), special engine 65 cc 2 tak (open), special engine 85 cc 2 tak atau 4 tak 150 cc (open), special engine 150 cc 2 tak atau 4 tak 250 cc (open), serta eksekutif kelas atau veteran sampai usia 35 tahun trail 4 tak 200 cc (open, non special engine). (sumber: mi)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda