Home / Rote-Sabu / Ulah Petugas Medis, Pasien di Puskemas Oelaba Menunggu Berjam-jam

Ulah Petugas Medis, Pasien di Puskemas Oelaba Menunggu Berjam-jam

Kepala Puskesmas Oelaba Vivian R Mearly, Amd. Kep/Foto: Jon Henuk
Kepala Puskesmas Oelaba Vivian R Mearly, Amd. Kep/Foto: Jon Henuk

Bagikan Halaman ini

Share Button

Rote–Pasien yang datang berobat di Puskesmas Oelaba, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, NTT terpaksa menunggu selama berrjam-jam.

Kondisi seperti ini terjadi karena petugas medis puskemas tersebut masuk kantor pada pukul 10.00 Wita. Padahal jam buka kantor mulai pukul 07.30 Wita. Selain itu, pelayanan di puskemas ini hanya berlangsung selama satu jam sampai pukul 11.00 Wita.

Sumiyati, warga setempat mengatakan pelayanan di puskesmas Oelaba tidak efektif. Tim medis tidak konsisten dengan jadwal yang sudah ditetapkan.

Ulah tim medis di puskesmas ini semakin tidak terkendali terutama setiap Kamis, yang bertepatan dengan hari pasar. Menurut Sumiyati, petugas medis di puskesmas tersebut memilih berbelanja ke pasar.

Baca Juga :  Bupati Rote Kirim Satpol PP Ambil Kembali Mobil Sitaan

“Ulah para pelayanan medis ini tidak pernah berubah sehingga membuat warga masyarakat kesal namun tidak tahu harus kepada siapa mereka harus melapor,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Karena itu dengan melaporkan ulah tim medis kepada wartawan,ia berharap Bupati Rote Ndao Leonard Haning dan Dinas Kesehatan Rote Ndao mengeluarkan teguran kepada tim medis yang bertugas di puskesmas tersebut.

“Kami minta harus ada sanksi kepada Kepala Puskesmas dan staf agar jangan selalu merugikan masyarakat dengan ulah mereka yang terlambat masuk kantor,” pinta Sumiyati.

Kepala Puskesmas Oelaba Vivian R Mearly, Amd. Kep membenarkan stafnya sering terlambat masuk kantor. “Saya tidak pernah absen tetau terlambat masuk kantor,” katanya.

Baca Juga :  Telkomsel Luncurkan 4G LTE di Ibu Kota Kabupaten se-NTT

Kepala Dinas Kesehatan Rote Ndao, Drg Suardi yang dihubungi lewat telepon berjanji akan segera menindaklanjuti pengeluhan masyarakat . Ia mengaku akan berkoordinasi bersama bidang pelayanan kesehatan untuk melakukan investigasi terhadap ulah petugas medis tersebut. (hk)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda