Home / Travel / Tujuh Destinasi Wisata NTT Masuk Nominasi API 2018

Tujuh Destinasi Wisata NTT Masuk Nominasi API 2018

Kellaba Madja di Kabupaten Sabu Raijua / Foto: Lintasntt.com
Kellaba Madja di Kabupaten Sabu Raijua / Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Sebanyak tujuh destinasi wisata di Nusa Tenggara Timur (NTT) terpilih mengikuti ajang tahunan Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018.

Kepala Dinas Pariwisata NTT Marius Ardu Jelamu mengatakan destinasi tersebut masuk tujuh kategori dari 18 kategori yang dilombakan.

Periode pemunggutan suara atau voting dilakukan mulai 1 Juni-31 Oktober 2018 lewat pesan singkat atau SMS ke nomor 99386.

“Kegiatan penghargaan tahunan di bidang pariwisata ini digelar dalam membangkitkan apresiasi masyarakat terhadap pariwisata Indonesia,” kata Marius Jelamu dalam jumpa pers di Kupang, Selasa (29/5/2018).

Kegiatan ini diprakarsai oleh ‘Ayo Jalan-Jalan’ dan Kementerian Pariwisata.

Tujuh destinasi itu ialah jagung bose asal Kota Kupang yang masuk kategori makanan tradisional terpopuler, trekking Pulau Komodo di Kabupaten Manggarai barat masuk kategori wisata olahraga dan petualangan, Gunung Mutis di Kabupaten Timor Tengah Selatan masuk kategori dataran tinggi terpopuler, tarian caci asal Manggarai Timur masuk atrasi budaya terpopuler.

Baca Juga :  Parade Kuda Sandelwood di Sumba Mulai 24 Mei

Selanjutnya Desa Adat Praijing di Kabupaten Sumba Barat masuk kampung adat terpopuler, Festival 1–1 Kuda Sandelwood di NTT masuk festival pariwisata terpopuler, dan Kellaba Madja di Kabupaten Sabu Raijua masuk surga tersembunyi terpopuler.

“Kami mengajak masyarakat NTT yang berada di NTT, di provinsi lain atau di luar negeri mendukung kegiatan ini dengan melakukan voting,” ujarnya.

Marius mengatakan obyek wisata yang masuk nominasi API merupakan hasil seleksi yang ketat. Dari tujuh destinasi tersebut, Parade 1001 Kuda merupakan satu dari empat top even di Nusa Tenggara Timur. Seperti diketahui, saat ini NTT memiliki empat dari 100 top even di Indonesia. Tiga lainnya ialah festival komodo, tour de flores, dan festival fulan fehan.

Pada 2016, NTT berhasil meraih juara umum Anugera Pesona Indonesia, dan pada ajang pemilihan API 2017, NTT meraih juara 3 yakni Teluk Maumere meraih juara 1 tempat menyelam terfavorit, Pantai Tarimbang meraih juara 3 obyek wisata unik terpopuler, Gunung Api Batu Tara meraih juara 3 obyek wisata unik terpopuler.

Baca Juga :  NTT Gagas Bangun Pelabuhan Cruise di Labuan Bajo

Menurutnya Pemerintah NTT terus berjuang supaya semua potensi wisata di daerah itu memiliki branding nasional dan internasional untuk menarik lebih banyak lagi wisatawan berkunjung ke NTT.

“Kami mengajak masyarakat memberikan voting tentu berdasarkan pengalaman mereka saat berkunjung ke lokasi-lokasi yang masuk nominasi tersebut,” ujarnya.

Kunjungan wisatawan asing dan domestik ke NTT mulai meningkat sejak penyelenggaran Festival Komodo pada 2013 dan kemenangan NTT sejak penyelenggaran API 2016.

Sesuai data Dinas Pariwisata NTT, ketika itu kunjungan wisatawan berjumlah 471.000 orang per tahun. Pada 2016, kunjungan wisatawan mencapai 832.000 orang, namun pada akhir 2017 kunjungan wisatawan meningkat satu juta orang. Pada 2018, kunjungan wisatawan ke daerah ini diprediksi mencapai 1,5 juta orang. (gma/mi)

 

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda