Home / Nasional / TransNusa Direkomendasikan Layani Rute Kupang-Darwin

TransNusa Direkomendasikan Layani Rute Kupang-Darwin

Bagikan Halaman ini

Share Button
Komisi V DPR Kunjungi Bandara El Tari/Foto: Gama

Komisi V DPR Kunjungi Bandara El Tari/Foto: Gama

Kupang—Lintasntt.com: Maskapai penerbangan TransNusa disebut sebagai salah satu maskapai yang direkomendasikan Komisi V DPR untuk menerbangi rute Kupang-Darwin.

Dua maskapai lainnya yang direkomedasikan ialah Garuda Indoenesia dan Lion Air. Ketua Komisi V DPR Laurens Bahang Dam mengatakan itu kepada wartawan di sela-sela kunjungan kerja ke Bandara El Tari Kupang, Senin (10/3). Anggota Komisi V lainnya yang turut dalam kunjungan tersebut antara lain Fary Djemy Francis, dan Josef A Nae Soi.

Menurut Dia, Rute Kupang-Darwin akan transit di Dili, Timor Leste. Rute ini pernah diterbangi pesawat Boeing milik PT Merpati Nusantara Airlines, namun ditutup terkait pergolakan di bekas provinsi Timor-Timur pada 1999.

Baca Juga :  Tujuh Penumpang Pesawat AirAsia Warga NTT

Jika rute penerbangan ini dibuka kembali, banyak keuntungan ekonomi bakal dinikmati masyarakat terutama di sektor pariwisata serta menghidupkan investasi asing di Nusa Tenggara Timur. “Saat ini tinggal menunggu tanda tangan dari Kementerian Perhubungan,” ujarnya.

Terkait rencana pembukaan rute penerbangan tersebut, saat ini fasilitas Bandara El Tari terus dibenahi seperti perluasan ruang tunggu penumpang dan tempat parkir pesawat. Menurut Laurens, selama pembenahan fasilitas tersebut, rute Kupang-Darwin sudah bisa dioperasikan karena fasilitas dasar yang berhubungan dengan bandara internasional sudah terpenuhi yakni kantor Bea Cukai, Imigrasi, dan Karantina.

Sementara itu General Maneger PT Angkasa Pura 1 Bandara El Tari Imam Pramono mengatakan landasan pacu bandara El Tari Kupang memiliki panjang 2.500 meter dan lebar 45 meter mampu didarati pesawat Boeing 737 series. Sedangkan apron bandara berkapasitas 12 pesawat, selalu penuh. “Terminal penumpang diperluas dari saat ini 5.000 meter persegi menjadi 6.000 meter persegi akan selesai Juni mendatang ,” ujarnya. (gba)

Baca Juga :  Menko Polhukam Minta Gereja Jangan Berpolitik

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda