Home / Hukum / Tragedi Berdarah Naibonat, Pelaku Diduga Terpengaruh Alkohol

Tragedi Berdarah Naibonat, Pelaku Diduga Terpengaruh Alkohol

Ilustrasi
Ilustrasi

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Polisi menduga penyebab penyerangan dua warga eks Timtim terhadap warga Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang karena pelaku di bawah pengaruh alkohol.

“Kalau tidak di bawah pengaruh alkohol, mengapa satu orang yang sudah berhasil melarikan diri, kembali lagi ke lokasi kejadian,” kata Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Timur Ajun Komisaris Besar Jules Abraham Abast kepada lintasntt.com, Senin (25/1) petang.

Ia mengatakan dua pemuda tersebut berusaha membakar sebuah bengkel tambal ban namun aksi mereka dipergoki warga sehingga melarikan diri dengan sepeda motor. Motif penyerangan belum diketahui pasti. Namun dugaan sementara balas dendam.

Beberapa saat kemudian, mereka kembali lagi ke lokasi tersebut dengan mengendari sepeda motor dan melepaskan panah ke arah Efrain Sinlae, warga yang rumahnya tak jauh dari bengkel.

Baca Juga :  Mahasiswa Kupang Demo Tuntut Novanto Mundur dari Anggota DPR

Efrain luput, namun panah mengenai pintu rumahnya. Keduanya kemudian melarikan diri dengan sepeda motor, namun baru sekitar 30 meter, mereka terjatuh.

Puluhan warga yang sudah mulai berdatangan, menangkap salah satu di antara mereka yang diketahui bernama Deonisio Gusmao. Ia dikeroyok warga hingga sekarat. “Ketika jatuh, satu orang terhimpit sepeda motor sehingga ditangkap warga,” ujarnya.

Rekannya bernama Jose Soares berhasil melarikan diri untuk minta pertolongan kepada seorang anggota TNI. “Kepada anggota TNI, pelaku bilang sepeda motornya ditahan warga sehingga ia minta ditemani untuk mengambil kembali sepeda motornya,” katanya.

Akan tetapi di lokasi kejadian, rekannya Deonisio masih sempat mengatakan kepada warga bahwa Jose yang tadi bersamanya menyerang warga dan berusaha membakar bengkel. Akibatnya ia ikut dikeroyok hingga menderita luka serius.

Baca Juga :  Astaga, Guru Olahraga di Kupang Cabuli 16 Murid

Keduanya kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Namun beberapa saat setelah dirawat, Deonisio menghembuskan nafas terakhir. (gma)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda