Home / Humaniora / Tokoh Agama Dihimbau Bangun Kerukunan

Tokoh Agama Dihimbau Bangun Kerukunan

Bagikan Halaman ini

Share Button
Tokoh Agama/Foto: Ellya Djawas

Tokoh Agama/Foto: Ellya Djawas

Kupang–Lintasntt.com: Kantor Kementerian Agama Kota Kupang menggelar kegiatan pembinaan kerukunan umat beragama di ruang Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi NTT, Kamis (5/11).

Kegiatan dengan mengusung tema ‘Dengan Pembinaan Kerukunan Umat Beragama, Kita Tingkatkan Semangat Persaudaraan’ diikuti 25 orang terdiri dari tokoh agama, anggota FKUB, tokoh Umat lintas agama.

kesempatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang Ambros Korbafo mengatakan toleransi antarumat beragama di Kota Kupang terjaga dengan baik. Namun pihaknya tetap menjaga kerukunan tersebut melalui lembaga-lembaga agama.

Salah satu langkah konkrit ialah  Pemerintah Kota upang akan memfasilitasi sejumlah hal terkait kebijakan, program dan kegiatan serta anggaran untuk meningkatkan upaya kerukunan antar umat beragama. “Pemerintah memberikan dukungan, dorongan dan mengeliminasi berbagai persoalan mengenai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat umat beragama,” ujarnya.

Baca Juga :  Pendeta Merry Kolimon Pimpin GMIT

Ketua Sinode GMIT Mery kolimon mengatakan kegiatan pembinaan tersebut sangat bermanfaat dalam membangun kerukunan antar umat beragama di kota Kupang. “Perbedaan yang ada diantara agama-agama merupakan kekayaan untuk menciptakan Indonesia yang sesungguhnya.  jika seseorang tidak mampu menjaga kerukunan antarumat beragama berarti dia belum merasakan Indonesia yang sesungguhnya,” kata Dia.

Menurutnya dalam pemahaman Kristen, untuk memulai nilai-nilai kerukunan harus dimulai sejak dini. Perlu ada pendalaman sistem pembelajaran Kristen melalui buku pedoman sekolah minggu dan Katekasasi.  Adapun yang menjadi kendala membangun kerukunan antar umat beragama adalah sering adanya kecurigaan atau salah tafsir terhadap perilaku umat beragama

Ketua Panitia Pembinaan Kerukunan Umat Beragama Raymundus Lake menyebutkan para tokoh agama yang adalah simpul utama dalam masyarakat, memiliki tugas dan tanggung jawab yang berat.

Baca Juga :  DPRD NTT Buka Puasa Bersama Wartawan

Terkadang, tokoh agama juga dapat disebut sebagai pemersatu ketika terjadi gesekan yang melibatkan agama tertentu atau kelompok tertentu yang mengatasnamakan agama tertentu pula.

Hal ini menjadikan tugas tokoh agama sangat strategis. “Tokoh agama harus menjadi aktor utama yang terus memotivasi iman umat melawan berbagai tawaran dunia, “katanya.

Karena itu dibutuhkan dialog bersama untuk menyamakan persepsi mengenai kerukunan dan menyikapi setiap persoalan keagamaan yang khir-akhir ini mencuat. (rr)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda