Home / Nasional / TNI Jadi Kekuatan Maritim di Asia Timur

TNI Jadi Kekuatan Maritim di Asia Timur

Bagikan Halaman ini

Share Button
Foto: gamaliel

Foto: gamaliel

Kupang–Lintasntt.com: Presiden Joko Widodo pun mengharapkan dalam lima tahun mendatang TNI menjadi kekuatan maritim yang disegani di Asia Timur.

Presiden mengatakan itu lewat amanat yang dibacakan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya sebagai inspektur pada Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-70 di Kupang, Senin (5/10).

Ia mengatakan peningkatkan kapasitas pertahanan nasional dilakukan melalui pembentukan TNI yang profesional. Dengan demikian TNI lebih siap dalam menghadapi corak peperangan masa depan di tengah kondisi geografis Tanah Air sebagai negara maritim.

“Sebagai tentara profesional, TNI harus benar-benar terdidik dan terlatih. Prajurit TNI harus terus-menerus meningkatkan kemampuannya dengan melakukan latihan-latihan berkesinambungan,” ujarnya.

Baca Juga :  Jokowi Bagikan 65.548 Sertifikat Tanah di NTT

Untuk membangun kekuatan pertahanan, menurutnya, pemerintah harus memenuhi kebutuhan alusista secara terpadu di tiga matra pertahanan. “Saat ini hampir semua negara berlomba-lomba memajukan teknologi pertahanannya. Kita juga membangun postur pertahanan TNI yang makin kokoh, makin lengkap dan moderen,” kata Dia.

Modernisasi teknologi pertahanan sangat diperlukan guna mengimbangi kemajuan zaman. Menurutnya, Indonesia sedang mewujudkan kemandirian pertahanan dengan mengurangi ketergantungan kebutuhan pertahanan dari negara lain melalui pengembangan industri pertahanan nasional.

Ia juga mengingatkan pembangunan kekuatan pertahanan yang tangguh barus bersamaan dengan pembangunan karakter pejuang dalam diri prajurit dan revolusi mental untuk membangun prajurit yang profesional.

Seusai upacara yang diikuti tiga matra pertahanan, siswa SD, SMP, SMA, Pramuka, resimen mahasiswa dan pegawai negeri sipil, dilanjutkan dengan drama kolosol yang mengisahkan kehidupan dan perjuangan Panglima Besar Jenderal Sudirman mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari Kolonial Belanda. Selain itu ditampilkan pula atraksi bela diri dari tiga masing-masing matra pertahanan. (gma)

Baca Juga :  3.595 Pemudik Padati Bandara El Tari

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda