Home / Politik / Tiga Tahapan Pilkada di NTT Terancam Diundur

Tiga Tahapan Pilkada di NTT Terancam Diundur

Yosafat Koli/Foto: Lintasntt.com
Yosafat Koli/Foto: Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Tiga tahapan pilkada di Nusa Tenggara Timur (NTT) terancam diundur untuk mencegah penyebaran virus korona (covid-19).

Tiga tahapan itu ialah pelantikan anggota panitia pemunggutan suara (PPS) yang dijadwalkan 22 Maret,
perekruatan petugas pemuktahiran data pemilih (PPDP) pada 26 Maret, serta penyerahan syarat dukungan pasangan calon perorangan ke anggota PPS untuk dilakukan verifikasi faktual mulai 26 Maret -1 April.

“Dalam waktu dekat kemungkinan ada penyesuaian untuk aktivitas yang melibatkan banyak orang dan kegiatan dari rumah ke rumah. Perekrutan PPDP dan verifikasi faktual akan disesuaikan dengan situasi terkini,” kata Komisioner KPU NTT Yosafat Koli di Kupang, Selasa (17/3/2020).

Pada 16 Maret lalu, KPU telah mengeluarkan edaran nomor 4 Tahun 2020 tentang panduan tindak lanjtu pencegahan penularan virus korona, antara lain untuk kegiatan yang kegiatan rapat berskala besar yang melibatkan banyak orang seperti peluncuran pilkada agar
ditunda ke April, kecuali kegiatan yang bersifat mendesak, namun tetap mengikuti ketentuan protokol kegiatan di area publik yang telah diatur oleh pemerintah.

Baca Juga :  Ditanya soal Insidennya dengan Marquez, Ini Jawaban Rossi

Untuk itu menurut Yosafat, KPU akan mengeluarkan surat edaran baru terutama untuk menjadwalkan ulang perekrutan PPDP dan verifikasi faktual dari rumah ke rumah. Pasalnya kegiatan tersebut akan bersentuhan langsung dengan banyak orang.

Pelantikan anggota PPS akan digelar di setiap kecamatan oleh anggota KPUD di sembilan kabupaten yang pilkada tahun ini. Yosafat memastikan perekrutan PPDP dan verifikasi faktual akan disesuaikan dengan situasi yang terjadi saat ini. (sumber: mi)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda