Home / Sport / Thomas Lebas Juara Tour de Flores 2017

Thomas Lebas Juara Tour de Flores 2017

Pembalap Prancis Thomas Lebas (kaus kuning) melintasi garis fi nis Etape VI Tour de Flores 2017 sejauh 120,2 kilometer dari Ruteng-Labuan Bajo, Manggarai Barat,
NTT, kemarin. Pembalap tim Kinan Cycling Team (Jepang) tersebut merebut juara Tour de Flores 2017 dengan total waktu 19 jam 38 menit 21 detik/Foto: lintasntt.com
Pembalap Prancis Thomas Lebas (kaus kuning) melintasi garis fi nis Etape VI Tour de Flores 2017 sejauh 120,2 kilometer dari Ruteng-Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, kemarin. Pembalap tim Kinan Cycling Team (Jepang) tersebut merebut juara Tour de Flores 2017 dengan total waktu 19 jam 38 menit 21 detik/Foto: lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Labuan Bajo–Thomas Lebas dinobatkan sebagai juara Tour de Flores (TdF) 2017. Pembalap asal Prancis ini sukses mempertahankan kaus (yellow jersey) sampai etape terakhir Ruteng-Labuan Bajo, Rabu (19/7) sejauh 760,8 kilometer.

Ia mencatat waktu total 19 jam, 38 menit, dan 21 detik.

Pembalap yang tergabung dalam Tim Kinan Cycling Jepang ini juga finis pertama pada etape terakhir Ruteng-Labuan Bajo berjarak 120,2 kilometer dengan catatan waktu 3:23:15.

Juara dua TdF 2017 direbut pembalap Iran Arvin Moazamigodarzi dari Tim Pishgaman Cycling. Ia mencatat waktu 19:43:32, dan pembalap Filipina Marcelo Felipe berada pada urutan tiga dengan catatan waktu 19:46:32.

Sementara itu, juara TdF 2016 Daniel Whitehouse asal Inggris menempati urutan ke-5 dengan catatan waktu 19:51:35.

“Kemarin saya masih berada di posisi tiga klasemen tetapi ternyata belum sanggup pertahankan karena medannya cukup berat,” kata Muhammad Imam Arifin yang menempati posisi keempat klasemen dengan catatan waktu 10 detik lebih lambat dari pembalap terdepan.

Baca Juga :  Rossi Start dari Belakang Marquez

Posisi Imam digeser pembalap Filipina Marcelo Felipe. Imam satu-satunya pembalap Indonesia yang masuk 10 besar pemenang TdF 2017.

Dari enam etape TdF, Imam mengatakan, Etape VI Ruteng-Labuan Bajo paling sulit. Bahkan, lebih sulit daripada lintasan balap sepeda lainnya di Indonesia.

“Tanjakannya cukup terjal dan udaranya panas. Biasanya di ketinggian suhu dingin tetapi di etape ini suhu panas,” ujar pembalap yang tergabung dalam Tim KFC Cycling tersebut.

Imam juga tercatat sebagai pembalap terbaik Indonesia (white jersey). Pembalap yang merebut blue jersey atau terbaik Asia Tenggara adalah Marcelo Felipe dari Filipina.

Adapun gelar raja tanjakan (king of mountain) atau polkadot jersey dipertahankan pebalap Spanyol Edgar Nohales Nieto. Dia mengoleksi 44 poin, Posisi kedua adalah Daniel Whitehouse dengan 33 poin dan posisi ketiga Arvin Moazamigodarzi yang mengoleksi 66 poin.

Baca Juga :  Gubernur Sambut Peserta Tour de Timor Indonesia

Sementara itu, gelar sprinter terbaik (green jersey) juga dipertahankan pebalap Korea Selatan Hyeongmin Choe dari dengan 21 poin.

Sementara Gubernur Nusa Tenggara Timur, Frans Lebu Raya, mengatakan, Tour de Flores telah menjadi even tetap Federasi Balap Sepeda Dunia (UCI).

Frans menambahkan even Tour de Flores telah mendongkrak wisatawan berkunjung ke NTT.

“Even ini penting karena membuat branding baru periwisata Flores. Semua orang di seluruh dunia mengenal Flores dari kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara itu, pembalap dari 23 negara yang tergabung dalam 18 tim, sampai etape terakhir hanya tersisa 60 pembalap.

“Banyak pembalap tidak sampai etape terakhir. Tur ini memang paling menantang dan diharapkan orang-orang yang suka tantangan, datang ke Flores,” kata Frans. (sumber: mi/palce amalo)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda