Home / Daerah / Terminal Baru Bandara El Tari Mulai Beroperasi

Terminal Baru Bandara El Tari Mulai Beroperasi

Ilustrasi: Terminal Baru Bandara El Tari/Lintasntt.com
Ilustrasi: Terminal Baru Bandara El Tari/Lintasntt.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–PT Angkasa Pura I (Persero) mulai mengoperasikan terminal baru Bandara Internasional El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (31/3). Namun, pengoperasian terminal tidak dihadiri satu pun pejabat daerah, serta tidak ada seremoni peresmian.

Pihak bandara hanya mengundang sejumlah wartawan untuk melihat dari dekat kondisi bandara, serta aktivitas di konter check in di lantai dasar, hingga ruang tunggu domestik dan internasional di lantai satu.

Kepala Humas PT Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang Dadang Jaka Ruliawan mengatakan pengoperasian terminal baru masih dilakukan secara parsial, sedangkan kegiatan peresmian baru akan dilakukan setelah pandemi korona mereda.

“Sekarang boarding dipindahkan ke lantai satu, dan gate domestik yang dulunya hanya lima, ditambah menjadi enam. Gate internasional yang dulunya satu ditambah menjadi dua,” katanya kepada wartawan.

Baca Juga :  Marius Jelamu: Tidak Ada Instruksi Tutup Pasar di NTT

Sesuai pantauan, ruang tunggu terminal internasional yakni gate 7 dan 8 belum ditempatkan kursi untuk tempat duduk penumpang, kecuali ruang tunggu domestik. Pihak bandara terlihat menempelkan stiker berwarna kuning di kursi dengan tujuan membatasi jarak satu penumpang dengan penumpang lainnya sekitar satu meter.

Ruang Tunggu Domestik/Foto:lintasntt.com

Ruang Tunggu Domestik/Foto:lintasntt.com

Terminal baru dibangun sejak Januari 2019 menelan anggaran sekitar Rp175 miliar.

Anggaran sebesar itu juga untuk pembangunan dua garbarata, dan lahan parkir diperluas dari 7.462 meter persegi menjadi 15.462 meter persegi.

Dadang mengatakan terminal baru mampu menampung 3,3 juta penumpang per tahun, dibandingkan terminal sebelumnya yang hanya menampung 2,2 juta penumpang per tahun.

Secara normal, pergerakan penumpang di Bandara El Tari antara 5.000-6.000, namun sejak wabah korona yang diikuti pembatalan sejumlah rute penerbangan oleh maskapai, pergerakan penumpang menurun sampai 50%. (sumber; MI/po)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda