Home / Hukum / Temuan Uang Palsu di NTT Capai Rp16,7 Juta

Temuan Uang Palsu di NTT Capai Rp16,7 Juta

Bagikan Halaman ini

Share Button
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur Naek Tigor Sinaga (tengah). Foto: Gamaliel

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur Naek Tigor Sinaga (tengah). Foto: Gamaliel

Kupang—Lintasntt.com: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur (NTT) mendata temuan uang palsu selama 2014 sebanyak Rp16,7 juta atau meningkat dari total temuan uang palsu pada 2013 sebanyak Rp3,4 juta.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur Naek Tigor Sinaga mengatakan penemuan uang palsu kemungkinan disebabkan dua hal yaitu pemalsuan uang meningkat dan terjadi semakin tingginya pemahaman masyarakat sehingga cepat melaporkan jika menjumpai adanya uang palsu

Adapun uang palsu yang dilaporkan itu merupakan temuan bank, aparat keamanan serta pengaduan dari masyarakt. “Kalau uang palsu digunakan berbelanja di toko atau setor uang ke bank akan ditahan, dan uang itu tidak diganti,” ujarnya kepada wartawan, Senin (23/3).

Baca Juga :  Wartawan ANTARA Jadi Korban Arogansi Oknum Aparat

Kendati meningkat, peredaran uang palsu di NTT masih rendah jika dibanding peredaran uang palsu di daerah lain. Menurutnya uang palsu yang beredar tersebut bisa diketahui langsung menggunakan sistem tiga D (dilihat, diraba, dan diterawang).

Ia menyebutkan saat ini Bank Indonesia (BI) giat mensosialisasikan pengenalan pengenalan ciri-ciri keaslian uang rupiah kepada masyarakat. Hal itu sebagai salah satu upaya BI mencegah maraknya peredaran uang palsu di masyarakat. (gama)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda