Home / Dunia / Tanoni akan Temui Xanana Gusmao Bahas soal Laut Timor

Tanoni akan Temui Xanana Gusmao Bahas soal Laut Timor

Ketua Tim Advokasi Rakyat Korban Montara,Ferdi Tanoni di markas NOPSEMA di Perth Australia Barat beberapa waktu lalu,setelah mengadakan pertemuan dengan CEO NOPSEMA Stuart Smith,tentang kasus Petaka Montara Laut Timor/Dok. Pribadi
Ketua Tim Advokasi Rakyat Korban Montara,Ferdi Tanoni di markas NOPSEMA di Perth Australia Barat beberapa waktu lalu,setelah mengadakan pertemuan dengan CEO NOPSEMA Stuart Smith,tentang kasus Petaka Montara Laut Timor/Dok. Pribadi

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Kay Rala Xanana Gusmao pernah menulis surat kepada Ketua Yayasan Peduli Timor Barat (YPTB) untuk membahas masa depan Laut Timor yang dicaplok Australia.

Surat itu ditulis pada 2002 saat Xanana dilantik sebagai presiden baru Timor Leste.

” Dan sekarang adalah saat yang tepat untuk bertemu Xanana karena Timor Timur telah memenangkan perseteruan dengan Australia soal garis batas,” kata Ferdi di Kupang, Kamis (26/7) malam.

Xanana penting untuk ditemui guna memberikan dukungan dan juga kesediaannya menjadi salah satu saksi kunci dalam perkara yang didaftarkan di High Court Australia pada Oktober 2018.

YPTB akan melayangkan gugatan melawan Commonwealth Australia terhadap hak hak masyarakat adat di Laut Timor yang dirampas oleh Australia secara sepihak tersebut.

Baca Juga :  Penyelesaian Pencemaran Laut Timor Harus Tegas Seperti Terhadap Freeport

Hak hak masyarakat adat Indonesia di Laur Timor yang dirampas secara paksa dan sepihak oleh Australia itu antara lain hak hak nelayan tradisional Indonesia yang dilarang melakukan aktifitas di Gugusan Pulau Pasir serta pengelolaan Sumber Daya Migas di sekitar kawasan Pulau Pasir termasuk ladang Migas Montara untuk kepentingan Australia.

“Ini harus segera dihentikan dan Australia harus membayar kepada masyarakat adat Indonesia yang secara adat memiliki hak dan yang menguasai Laut Timor,” tegasnya. (gma)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda