Home / Humaniora / Sumba dan Alor sudah Terlindungi dari Ancaman Campak-Rubela

Sumba dan Alor sudah Terlindungi dari Ancaman Campak-Rubela

Ilustrasi: Petugas Kesehatan dari Puskesmas di Kota Kupang Berjalan Melintasi Areal Persawahan untuk Mencari Anak-anak yang akan diberi vaksin MR/Foto: Dok Dinkes Kota Kupang
Ilustrasi: Petugas Kesehatan dari Puskesmas di Kota Kupang Berjalan Melintasi Areal Persawahan untuk Mencari Anak-anak yang akan diberi vaksin MR/Foto: Dok Dinkes Kota Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Pulau Sumba dan Alor masing-masing menjadi pulau ketiga dan keempat di Indonesia yang terlindungi dari ancaman penyakit campak-rubela (MR).

Sedangkan dua pulau yang sebelumnya sudah terlindungi dari ancaman virus MR ialah Jawa dan Madura.

Sesuai laporan Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (30/10) capaian vaksinasi MR di empat kabupaten di Sumba sudah sesuai target pemerintah di atas 95%. Untuk Sumba Tengah dan Sumba Timur masing-masing 97%, Sumba Barat 98%, dan Sumba Barat Daya 97,2%. Adapun cakupan imuninasi MR di Pulau Alor tercatat 98,57%.

Sedangkan sesuai laporan manual di Dinas Kesehatan NTT, cakupan vaksinasi MR di daerah itu 92,65%, namun prosentase capaian sesuai laporan cepat dari kabupaten tercatat 93,83%.

Baca Juga :  Ingin Buktikan Keaslian, Pedagang di Kupang Bakar Bensin

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan NTT dokter Dominikus Mere mengatakan cakupan vaksinasi MR di dua dari 22 kabupaten dan kota di NTT sudah di atas 100 persen yakni Timor Tengah Utara 100,64%, Timor Tengah Selatan 100,55%. “Cakupan terendah di Manggarai Barat 81,13 persen,” ujarnya.

Sedangkan dari 1.743.395 anak NTT yang harus dilindungi dengan vaksin MR, sampai 30 Oktober, telah tercapai
1.632.441 orang. Untuk tingkat nasional cakupan vaksinasi MR di NTT berada pada urutan keempat terbesar setelah Papua Barat, Bali, dan Lampung. (*/gma/mi)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda