Home / Politik / Suara Caleg Gerindra ‘Hilang’ di SBD

Suara Caleg Gerindra ‘Hilang’ di SBD

Pemilu 2019
Pemilu 2019

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Ketua KPU Nusa Tenggara Timur (NTT) Thomas Dohu minta KPU Sumba Barat Daya (SBD) segera menuntaskan persoalan surat ‘hilang’ saat pleno di PPK Wewewa Timur.

“Kami berharap mereka (KPU Sumba Barat Daya) cepat selesaikan agar segera diplenokan,” kata Thomas Duhu.

Pada pleno di PPK Wewewa Timur, Selasa (7/5) suara caleg nomor urut 1 Partai Gerindra DPR RI berkurang dari 312 suara menjadi 70 suara.

Angka 312 suara itu tercatat di formulir C1 namun saat pleno di PPK tersebut, suara berkurang jadi 70. Saksi Gerindra Minggus Sasa kemudian minta PPK membuka kotak suara.

Saat kotak dibuka, formulir DAA1 yang seharusnya memuat rekapitulasi suara per TPS, dalam keadaan kosong atau tidak diisi. Terkait persolaan tersebut, Thomas minta dilaporkan ke Bawaslu.

Baca Juga :  Gubernur NTT Lantik Bupati Flotim dan Lembata

“Kalau ditemukan penyelenggara tidak melakukan prosedur dan tata carar mulai dari perhitungan, pencatatan, dan penyalinan, silahkan laporkan ke Bawaslu,” tandas Thomas Dohu.

Sementara itu, anggota Bawaslu NTT Yemris Fointuna mengatakan laporan hilangnya suara caleg Gerindra belum dilaporkan ke Bawaslu NTT. “Bawaslu Sumba Barat Daya rekomendasikan untuk cek kembali data di formulir DAA1,” ujarnya.

Pada pleno di KPU NTT satu hari sebelumnya, saksi Gerinda juga mengakukan protes lantaran ditemukan dugaan penggelembungan suara PDIP di Kabupaten Sumba Tengah.

Dugaan penggelembungan suara mencapai 409 suara yang sesuai temuan Partai Gerindra terdiri dari 19 suara di Kecamatan Katiku Tana Selatan, 50 suara di Kecamatan Umbu Ratu Nggai, dan 340 suara di Kecamatan Umbu Ratu Nggai Barat.

Baca Juga :  Pengamat Khawatir Hoax Turunkan Partisipasi Pemilih

Dugaan penggelembungan suara tersebut merugikan parpol peserta pemiliu lainnya, termasuk Gerindra. “Ada perbedaan perolehan suara sesuai data perolehan suara di formulir C1 dengan jumlah suara yang dibacakan di pleno rekapitulasi suara KPU provinsi,” kata Saksi Gerindra Isodorus Lilijawa. (mi)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda