Home / Sport / Sirkuit MotoGP Dibangun di Lombok

Sirkuit MotoGP Dibangun di Lombok

Sirkuti MotoGP
Sirkuti MotoGP

Bagikan Halaman ini

Share Button

Mataram–Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan Investasi bernilai hingga Rp6 triliun telah di tandatangani oleh BUMN untuk pembangunan hotel dan sirkuit MotoGP di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Presiden Joko Widodo bersama dengan Presiden Prancis Francois Hollande menyaksikan perjanjian kerja sama PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dengan BUMN asal Perancis, Vinci Construction Grande Projets mengenai pengembangan wisata terpadu di kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Menurut Luhut saat acara penyerahan uang kerohiman pembebasan lahan di Kantor ITDC, Lombok Tengah, Sabtu (1/4), Penandatangan kerja sama antar dua BUMN untuk membangun sirkuit motogp di Lombok telah dilakukan ketika Presiden Perancis Francois Hollande berkunjung ke Indonesia beberapa waktu lalu .

Baca Juga :  Ini Penampakan Motor Rossi dan Vinales 2017

“Terdapat investasi dari Prancis untuk di KEK Mandalika sebesar Rp6 triliun untuk hotel dan sirkuit MotoGP di depan presiden kedua negara,” ujar Luhut.

Pada kesempatan itu, Dirut ITDC Abdulbar Mansoer juga mengungkapkan bahwa investasi BUMN terbesar Prancis senilai Rp 6 triliun di KEK Mandalika untuk pembangunan tujuh hotel dan sirkuit MotoGP di Lombok.

“Kami telah menandatangani MOU investasi senilai 500 juta dolar AS atau Rp 6 triliun untuk bangun 7 hotel plus sirkuit MotoGP,” ujar Abdulbar.

Dirinya juga menambahkan bahwa investasi itu akan menempati lahan seluas 120 hektare, menurut rencana akan mengambil lokasi di tengah kawasan yang digadang-gadang akan menjadi ‘the Next Nusa Dua’.

Baca Juga :  Praveen Jordan/Debby Susanto Melaju ke Semifinal

Tidak hanya hotel dan sirkuit MotoGP di Lombok, investasi Prancis juga akan menyasar sarana wisata MICE dengan pembangunan convention hall. “Untuk masa pembangunan investasi Perancis memakan waktu 2 tahun, rencananya 2019 sudah usai,” kata Abdulbar. (sumber: penamerdeka)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda