Home / Daerah / Siklon Lili Tidak Pengaruhi Pelayaran di NTT

Siklon Lili Tidak Pengaruhi Pelayaran di NTT

Ilustrasi
Ilustrasi

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–General Manager PT ASDP Indonesia Fery Cabang Kupang Burhan Zahim menyebutkan operasional armada ASDP belum terganggu pergerakan siklon Lili di daerah itu.

“Pelayaran masih normal, belum terganggu badai,” kata Burhan Zahim di Kupang, Minggu (12/5).

Menurut Burhan seluruh armada ASDP masih berlayar seperti biasa antara lain rute Kupang-Rote, Kupang-Sabu Raijua, Kupang-Aimere, Kupang-Larantuka, dan Kupang-Kalabahi.

Sesuai laporan BMKG, tinggi gelombang di perairan yang dipicu badai tersebut berkisar 2-3,5 meter. Di Selat Pukuafu yang memisahkan Kupang dan Rote, tinggi gelombang diramalkan sekitar 3,5 meter.

Biasanya menurut Dia, jika terjadi gelombang tinggi, ASDP melakukan buka tutup pelayaran. Pelayaran dihentikan sementara jika terjadi gelombang tinggi dan dibuka kembali jika cuaca sudah membaik.

Baca Juga :  Kementerian Perhubungan Mulai Bangun Terminal Tipe A Kupang

Prakirawan BMKG Stasiun El Tari Kupang I Ketut Wisnu Wardhana mengatakan dampak siklon Lili masih ada di wilayah NTT hingga 1-2 hari ke depan. Setelah itu cuaca kembali normal. “Saat ini Siklon Lili sudah memasuki fase punah,” kata Ketut.

Sementara itu sesuai laporan BMKG Jumat pekan lalu, disebutkan Siklon Lili tumbuh di perairan Laut Timor atau selatan Laut Banda, mulai bergerak menuju timur Kota Kupang.

Siklon Lili menimbulkan cuaca ekstrem di wilayah Indonesia timur yang ditandai dengan hujan dengan intensitas sedang-deras, gelombang tinggi antara 2,5 meter hingga 4 meter di Laut Banda, serta gelombang dengan ketinggian 4.0 – 6.0 meter berpeluang terjadi di perairan Kepulauan Sermata-Leti-Kepulauan Babar-Tanimbar dan Laut Timor. (mi)

Baca Juga :  Gelombang Tinggi, Truk Terbalik di KMP Lakaan

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda