Home / Nasional / Siklon Kenanga Picu Gelombang Tinggi di NTT

Siklon Kenanga Picu Gelombang Tinggi di NTT

Foto; Situs Resmi BMKG
Foto; Situs Resmi BMKG

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Siklon Kenanga yang tumbuh di Samudera Hindia bagian barat Bengkulu sejak 12 Desember 2018, memicu gelombang tinggi di perairan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Prakirawan BMKG Stasiun El Tari Kupang Nanik Tresnawati mengatakan dampak siklon kenanga berlangsung selama tiga hari ke depan atau sampai 21 Desember 2018

“Untuk tiga hari ke depan, tingi gelombang lebih dari dua meter,” katanya di Kupang, Selasa (18/12).

Namun di Samudera Hindia selatan NTT dan Laut Timor selatan NTT, tinggi gelombang sekitar tiga meter.

Selain itu, tinggi gelombang di Selat Sape dan Selat Ombai dua meter dan tinggi gelombang di Selat Sumba, Laut Sawu, perairan selatan Sumba, perairan selatan Kupang sampai Pulau Rote sekitar 2,5 meter, sedangkan kecepatan angin perairan NTT pada Selasa-Rabu maksimal 20 knot per jam.

Baca Juga :  Sadis, Potongan Tubuh Anak Ini Ditemukan di Perut Buaya

Sesuai rilis BMKG, Siklon kenanga bergerak dengan kecepatan 13 kilometer per jam menjauh dari perairan Indonesia sejak 16 Desember. Siklon ini memiliki kecepatan maksimum 40 knot atau 75 kilometer per jam.

BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologis seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang terutama untuk wilayah-wilayah yang telah mendapat hujan berintensitas tinggi dalam beberapa hari.

Menurut Nanik, tinggi gelombang maksimum dapat mencapai dua kali lipat dari prakiraan tinggi gelombang yang disampaikan BMKG tersebut. (sumber: mi/palce)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda