Home / Politik / Setya Novanto Lantik Pengurus Golkar NTT

Setya Novanto Lantik Pengurus Golkar NTT

Setya Novanto Bersama Ketua DPD Golkar NTT Ibrahim Medah, Gubernur NTT Frans Lebu Raya, dan Wakil Gubernur NTT Benny Litelnoni. Foto: Humas
Setya Novanto Bersama Ketua DPD Golkar NTT Ibrahim Medah, Gubernur NTT Frans Lebu Raya, dan Wakil Gubernur NTT Benny Litelnoni. Foto: Humas

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto melantik Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Ikatan Isteri Partai Golkar (IIPG) Periode 2016-2021 pada Rabu (2/11/2016).

Pelantikan kali ini beda dari biasanya karena digelar di rumah nelayan di Jalan Cendawan, Kelurahan Lasiana Kota Kupang. Pelantikan dihadiri Gubernur NTT Frans Lebu Raya dan Wakil Gubernur NTT Benny Litelnoni.

Ketua DPD Partai Golkar NTT Ibrahim Medah mengatakan rumah nelayan tersebut dibangun menggunakan dana APBN atas perjuangan Novanto.

“Pelantikan di rumah nelayan ini menunjukan bahwa kader Golkar sudah siap memenangkan even politik di daeah ini,” kata Medah.

Ibrahim mengatakan prosesi pelantikan akan dihadiri seluruh ketua golkar kota dan kabupaten se-Nusa Tenggara Timur, pejabat eksekutif dan calon kepala daerah asal Partai Golkar.

Baca Juga :  Ratuarat: Golkar Tidak Perlu Bawa Kursi dari Rumah

Dengan demikian, golkar memberikan kesan kepada publik bahwa golkar berpihak kepada rakyat melalui kegiatan-kegiatan yang melibatkan petani dan nelayan.

“Golkar tidak hanya mau berpolitik saja tetapi akan bekerja secara konkrit dan nyata dalam keberpihakan ke masyarakat. Kita akan persiapakan jaringan srtuktural dengan baik sehingga gerakan yang kitab lakukan merata dan betul-betul nyata,” jelasnya.

Dia mengatakan langkah konkrit yang saat ini ditempuh golkar untuk mensejahterakan rakyat ialah membagikan benih ubi unggu kepada petani secara gratis. Pembagian benih ubi unggu sebagai solusi mengatasi gagal
tanam dan gagal panen akibat kekeringan.

“Ubi unggu itu sebagai alternatif selain padi dan jagung karena ubi unggu selalu bertahan di musim panas,” ujarnya. (sumber: mi/palce)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda