Home / Nasional / Satgas Waspada Investasi Temukan 120 Fintech Peer To Peer Lending Ilegal

Satgas Waspada Investasi Temukan 120 Fintech Peer To Peer Lending Ilegal

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing/Foto Dari Laman Tribun
Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing/Foto Dari Laman Tribun

Bagikan Halaman ini

Share Button

Jakarta–Satgas Waspada Investasi sampai Januari 2020 menemukan 120 entitas yang melakukan kegiatan fintech peer to peer (p2p) lending ilegal yang tidak terdaftar di otoritas jasa keuangan (OJK).

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing mengatakan banyaknya kegiatan fintech peer to peer lending ilegal masih beredar dan berpotensi merugikan masyarakat.

Ratusan entitas itu yakni perdagangan forex tanpa izin, penawaran pelunasan hutang, investasi money game, equity crowdfunding ilegal, multi level marketing tanpa izin, investasi sapi perah, investasi properti, pergadaian tanpa izin, platform iklan digital, dan investasi cryptocurre.

“Banyak kegiatan fintech peer to peer lending ilegal pada website, aplikasi atau penawaran melalui sms yang beredar. Masyarakat selalu kami minta waspada agar memanfaatkan daftar fintech peer to peer lending yang terdaftar di OJK,” kata Tongam.

Baca Juga :  Tujuh Penumpang Pesawat AirAsia Warga NTT

Menurut Tongam, masyarakat juga harus terus diinformasikan untuk berhati-hati memanfaatkan mudahnya penawaran meminjam uang dari perusahaan fintech peer to peer lending mengingat tanggungjawab dalam pengembalian dana yang dipinjam.

“Meminjam uang dimanapun harus bertanggungjawab untuk membayarnya. Bahayanya jika meminjam di fintech peer to peer lending ilegal masyarakat bisa jadi korban ancaman dan intimidasi jika menunggak pinjaman,” katanya.

Sebelumnya, pada tahun 2019, Satgas Waspada Investasi menghentikan kegiatan fintech peer to peer lending ilegal. Total yang telah ditangani Satgas Waspada Investasi sejak tahun 2018 s.d. Januari 2020 sebanyak 2018 entitas.

28 Kegiatan Usaha Tanpa Izin Selain kegiatan fintech peer to peer lending ilegal, Satgas Waspada Investasi juga menghentikan 28 kegiatan usaha yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat. (gma)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda