Home / Humaniora / SAR Kupang Tutup Operasi Pencarian Dua Nelayan Kolbano

SAR Kupang Tutup Operasi Pencarian Dua Nelayan Kolbano

Basarnas Evakuasi Korban di Ende/Foto: SAR
Basarnas Evakuasi Korban di Ende/Foto: SAR

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Tim SAR Gabungan menghentikan pencarian dua nelayan yang hilang di perarian dua nelayan asal Desa Kolbano, Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, Jumat (30/12).

Sampai Jumat, proses pencarian sudah berlangsung selama 10 hari, namun tidak membuahkan hasil.
Dua nelayan itu yakni Hermest Nenotek, 35, dan Arjon Boiyani, 33, hilang saat melaut pada 21 Desember 2016. Keduanya diduga tenggelam karena saat kejadian, terjadi cuaca buruk.

“SAR tetap melakukan pemantauan apabila ditemukan tanda-tanda korban oleh masyarakat setempat, operasi SAR akan dibuka lagi,” kata Kepala Kantor SAR Kupang Ketut Gede Ardana di Kupang, Jumat.

Gede mengatakan keluarga korban mengapresiasi bantuan tim SAR yang telah melakukan pencarian secara maksimal selama lebih dari satu minggu. Tim SAR melakukan penyisiran hingga radius 10 kilometer dari lokasi hilangnya dua nelayan tersebut. Dua nelayan itu hilang pada koordinat 10° 01′ 55.60″ S-124° 33′ 06.46″ E, wilayah itu merupakan daerah habitat buaya.

Baca Juga :  SAR Kupang Siagakan KN Antareja di Labuan Bajo

Sementara itu tim SAR berhasil menemukan satu korban terseret gelombang di Pantai Koka, Desa Wolowiro, Kecamatan Paga, Kabupaten Ende dalam kondisi tidak bernyawa.

Korban bernama Mikael Kristoforus Werodura, 37, warga Jopu Kopokuru Desa Jopu Kecamatan Wolowaru, Ende.

Menurut Gede, korban ditemukan setelah pencarian berlangsung selama tiga hari. “Jenasah telah diserahkan kepada kepada polisi selanjutnya diambil keluarga,” ujarnya. (sumber: mi/palce amalo)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda