Home / Politik / Ribuan Massa Jemput Bupati Marthen Dira Tome

Ribuan Massa Jemput Bupati Marthen Dira Tome

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati/Foto: Gamaliel
Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati/Foto: Gamaliel

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Di luar dugaan, bupati Sabu Raijua Marthen Dira Tome dijemput ribuan massa begitu keluar dari ruangan pelantikan, Rabu (17/2).

Mereka adalah warga binaan pendidikan luar sekolah (PLS) dari berbagai daerah di NTT antara lain Kota Kupang, Kabupaten Kupang, dan Timor Tengah Selatan.

Mereka ingin menjemput Bupati Sabu Raijua Marthen Dira Tome yang baru saja dilantik bersama bupati lainnya oleh Gubernur NTT Frans Lebu Raya.

“Ini bentuk ekspresi kebahagiaan dari warga PLS karena atas jasa Marten Dira Tome, warga yang tadinya tidak bisa membaca, kini mereka bisa membaca dan menulis,” kata Aram Kolifai, Ketua PLS Kota Kupang. PLS memberikan kontribusi cukup besar terhadap pemberantasan buta aksara di NTT.

Baca Juga :  Marthen Dira Tome Pertanyakan Putusan KPK

Ia mengatakan kedatangan warga binaan PLS juga bertujuan memberikan dukungan moral kepada Marthen yang menyandang status tersangka kasus dugaan PLS tersebut. “Kami yakin Marthen tidak bersalah dalam kasus dugaan korupsi PLS,” kata Dia.

Seperti diketahui, Marthen ditetapkan jadi tersangka oleh KPK kasus dugaan penyelewengan dana PLS pada 2007 sebesar Rp77,6 miliar ketika Dia masih menjabat Kabid PLS Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT yang mengelola dana tersebut.

Namun Marthen menyebutkan proyek PLS tersebut rampung 99,99%. Ketika itu sisa uang Rp10,6 juta sudah disetorkan kembali ke kas negara. Marthen menegaskan ia tidak akan menghindar dari proses hukum kasus ini yang tengah ditangani KPK. “Kasus ini sudah di KPK, kita menunggu saja,” katanya.

Baca Juga :  Enam Perempuan Wakil Rakyat NTT Gagas Kaukus Perempuan Parlemen

Ia mengatakan lebih dari 100 saksi sudah diperiksa dalam kasus ini, namun seluruh saksi menyebutkan mereka menerima dana PLS. “Saya pikir sebelum ditetapkan menjadi tersangka, saya belum ada pemeriksaan juga belum ada pemeriksaan saksi,” ujarnya. (gma)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda