Home / Humaniora / Radikalisme dan Terorisme Ancam Keutuhan Bangsa

Radikalisme dan Terorisme Ancam Keutuhan Bangsa

Kabag Pembinaan Opersional Ditbimas Polda Nusa Tenggara Timur Ajun Komisaris Besar Ronaldji Agus /Foto: Elya
Kabag Pembinaan Opersional Ditbimas Polda Nusa Tenggara Timur Ajun Komisaris Besar Ronaldji Agus /Foto: Elya

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Masyarakat diimbau memperkuat nilai-nilai persaudaraan yang menjadi budaya dan kultur bangsa guna mencegah munculnya paham radikalisme dan terorisme.

Hal itu mengemuka dalam talkshow ramadan bertema ‘Lawan Radikalisme, Tebar Kasih Sayang dan Kedamaian’ yang dibuka di Kupang, Rabu (8/6) malam dan berakhir pada 3 Juli mendatang. Kegiatan ini berlangsung di sejumlah lokasi mulai dari masjid, panti asuhan dan pondok pesantren di wilayah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Pada pembukaan talkshow tersebut, Kabag Pembinaan Opersional Ditbimas Polda Nusa Tenggara Timur Ajun Komisaris Besar Ronaldji Agus mengatakan tantangan nyata bagi persatuan dan kesatuan bangsa saat ini ialah paham radikalisme dan terorisme.

Paham ini tidak hanya menimbulkan kerugian material, nyawa, dan menciptakan rasa takut di masyarakat, tetapi juga telah mengoyak keutuhan berbangsa dan bernegara. Menurutnya teroris telah membuat kita saling mencuriga, saling bermusuhan mecabik persaudaraan.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Kupang Buka Loket Pendaftaran di Kecamatan

“Ancama terbesar terorisme bukan terletak pada serangan fisik tetapi justru serangan propaganda pola pikir dan pandangan masyarakat tentang paham radikalisme dan terorisme,” kata Ronaldji Agus.

Pembicara lainnya, Ketua DPRD NTT Anwar Pua Geno mengatakan pihaknya berkomitmen menolak seluruh ajaran yang tidak sesuai ideologi bangsa, seperti paham yang bermotifkan keagamaan.

Menurutnya komunisme menimbulkan keresahan di masyarakat sehingga harus ditolak bersama-sama, serta tetap menegaskan komitmen terhadap Pancasila dalam negara yang pluralistik. (rr)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda