Home / Bisnis / Pupuk Kaltim Kirim 115 Ton Urea ke Rote

Pupuk Kaltim Kirim 115 Ton Urea ke Rote

Pupuk Bersubsidi di Gudang PT Pupuk Kaltim Cabang Kupang/Foto: Gamaliel
Pupuk Bersubsidi di Gudang PT Pupuk Kaltim Cabang Kupang/Foto: Gamaliel

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–PT Pupuk Kaltim Perwakilan Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (7/2) mengirim 115 ton pupuk urea ke Kabupaten Rote Ndao untuk menambah stok pupuk di daerah itu.

Ratusan ton pupuk itu diangkut lima truk, namun hanya tiga truk yang terkirim atau 69 ton lantaran hanya satu kapal fery yang beroperasi melayari rute Kupang-Rote. Sedangkan dua truk lainnya akan dikirim dengan kapal berbeda.

Sebelumnya petani di Kecamatan Rote Tengah mengeluh lantaran pupuk tak kunjung didistribusikan oleh pengecer. Padahal mereka mulai menanam padi.

“Saya kirim pupuk ke sana (Rote) berkelanjutan agar posisi petani yang saat ini perlu pupuk, bisa terlayani dengan baik,” Kepala Perwakilan PT Pupuk Kaltim wilayah NTT Didik Trionoe.

Baca Juga :  Bulog NTT Gelontorkan 43 Ton Beras ke Pasar

Selain itu, pupuk juga dikirim ke Pulau Sumba sebanyak 460 ton dan Maumere di Kabupaten Sikka sebanyak 480 ton. Menurut Didik, pengiriman pupuk dari Kupang ke daerah terkendala cuaca buruk.

Dia mencontohkan pengiriman pupuk ke Rote terhenti lantaran kapal tidak berlayar akibat gelombang tinggi di laut. Kendala yang sama juga saat perusahaan akan mengirim pupuk ke Alor dan Flores. Adapun pengiriman pupuk ke Lembata ditunda karena terjadi kerusakan pada dermaga. Akibatnya kapal tidak dapat sandar untuk menurunkan muatan.

Selain itu, ruas jalan yang menghubungkan gudang pupuk di Reo, bagian utara Manggarai terputus sehingga distribusi pupuk ke petani terhambat selama lima hari.

Baca Juga :  Medah Segera Kirim 25.000 Bibit Ubi Ungu ke Manggarai Barat

Didik juga mengimbau petani menebus pupuk lebih awal atau antara 2-3 minggu sebelum musim tanam agar tidak terjadi penumpukan pupuk di gudang. “Sebagai produsen, kami memiliki kewajiban memberikan pelayanan yang baik. Saya berkeliling ke petani untuk minta petani menebus pupuk ke pengecer dua minggu sebelum tanam,” ujarnya. (mi/p)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda