Home / Bisnis / Protes Bupati Lembata, Pedagang Pilih Berjualan di Taman Kota

Protes Bupati Lembata, Pedagang Pilih Berjualan di Taman Kota

Bagikan Halaman ini

Share Button
Jualan di Jalan/Foto: Metrosiantar.com

Jualan di Jalan/Foto: Metrosiantar.com

Lewoleba—Lintasntt.com:  Kebijakan pembangunan yang tidak konsisten dan mengabaikan kepentingan rakyat selalu mendapat perlawanan dari masyarakat. Hal tersebut dilakukan ratusan pedagang yang memilih menggelar dagangan mereka di taman kota (eks pasar inpres Lewoleba).

Aksi itu sebagai memrotes atas kebijakan Bupati Lembata, Elizer Yentji Sunur yang menghidupkan kembali pasar TPI yang terletak di Kota Lewoleba. Padahal sesuai Perda Tata Ruang Kota, pemerintah hanya mengakui dua pasar yakni pasar Pada dan Pasar Lamahora. Kini kedua pasar tersebut sepi pembeli.

Sejak Selasa (24/3), ratusan pedagang yang selama ini berjualan di Pasar Pada, beramai-ramai menjajakan dagangannya di taman kota, terdiri dari penjual ikan, sayuran, pemilik kios, toko sampai pedagang pakaian bekas. Mereka sempat dilarang Satuan Polisi Pamong Praja, namun tidak berhasil.

Baca Juga :  Medah: Pariwisata Sektor Hilir di NTT masih Bergantung Pasokan Luar Daerah

Tien Weningrimu, pedagang ikan mengatakan sejak bupati menghidupkan kembali pasar TPI, omset penjualan menurun drastis. “Selama ini kami bertahan mengikuti aturan yang dibuat pemerintah tetapi kami selalu menanggung kerugian karena pembeli lebih memilih belanja di Pasar TPI karena ada di dalam kota, ” katanya kepada lintasntt.com.

Karena pendapatan menurun, Menurut Tien, ia terpaksa tidak membayar cicilan hutang di bank dan di koperasi “Pembangunan di pasar TPI juga diprioritaskan pemerintah,” ujarnya.
Tien bersama pedagang lainnya mengaku akan tetap berjualan di Taman Kota sampai pemerintah menutup pasar TPI. “Kalau bupati menyebut TPI itu bukan pasar pemerintah melainkan pasar rakyat, kami juga akan bangun pasar rakyat sendiri karena pemerintah sudah tidak bisa mengatur rakyat,” ujar Tien. (ale)

Baca Juga :  Usia 18 Tahun, Karirpad Tembus 3 Juta Pengguna

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda