Home / Humaniora / Program Brigade Kupang Sehat Wali Kota Telah Dinikmati Warga

Program Brigade Kupang Sehat Wali Kota Telah Dinikmati Warga

Dokter dan Perawat Brigade Kupang Sehat/Foto: Gamaliel
Dokter dan Perawat Brigade Kupang Sehat/Foto: Gamaliel

Bagikan Halaman ini

Share Button

“Brigade Kupang Sehat memberikan pelayanan kesehatan dengan sistem jemput bola untuk memudahkan akses layanan kesehatan bagi warga. Program ini untuk mencegah terjadinya kematian karena terlambat ditolong seperti bayi dan ibu hamil— Jonas Salean, Wali Kota Kupang Periode 2012-2017 dan Calon Wali Kota Kupang periode 2017-2022.

Kupang–Brigade Kupang Sehat (BKS) adalah unit fungsional di Dinas Kesehatan Kota Kupang yang khusus memberikan pelayanan emergency kepada seluruh warga Kota Kupang secara gratis selama 24 jam.

BKS dibentuk sejak tahun 2014, terdiri dari 8 dokter, 26 perawat/bidan, 4 ambulans, dan 7 sopir yang
terbagi dalam tiga shift.

Warga Kota Kupang yang membutuhkan pelayanan emergency, dapat menghubungi Brigade Kupang Sehat melalui nomor telepon 0380-827777. Dalam waktu kurang dari satu jam, mereka tiba untuk memberikan pertolongan.
“Prinsip kita semua telepon yang masuk adalah emergency sehingga membutuhkan pertolongan cepat,” kata Kepala Bidang Penanggulangan dan Pengamatan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsih belum lama ini.

Baca Juga :  Dihina, Sekarang Anak Pembantu Ini Punya 7.000 Toko

Penelepon diminta menyebutkan nama pasien, alamat rumah, keluhan singkat, dan nomor kontak yang dapat dihubungi untuk mempermudah dan mempercepat pelayanan.

Saat ini BKS ditempatkan di Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit SK Lerik, Kota Kupang, namun pada 2017, mereka akan menempati kantor sendiri dekat rumah sakit berbentuk Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD).

Sri mengatakan selama menjalankan tugas, tim BKS juga menemui pasien non emergency sehingga langsung ditangani di rumah. Misalnya dari 733 pasien yang ditangani selama tahun 2014, sebanyak 444 pasien di antaranya ditangani di tempat, sedangkan 289 pasien dirujuk ke rumah sakit.

Layanan kesehatan dengan sistem jemput bola ini memudahkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat.
Terbukti selama 2015, jumlah warga yang menggunakan layanan ini bertambah menjadi 1.237 pasien terdiri dari 595 pasien emergency dan 642 pasien non emergency. Sedangkan periode Januari-Oktober 2016, pengguna layanan ini mencapai 2.130 pasien terdiri dari 895 pasien emergency dan 1.235 pasien non emergency.

Agus Saijuna, tokoh Masyarakat Kelurahan Kolhua mengatakan program Brigade Kupang Sehat sangat bermanfaat apalagi bagi warga yang tidak memiliki kendaraan, dan bermukim di pinggiran Kota Kupang seperti warga Kolhua.

Baca Juga :  Irnawati Kahi, Mahasiswi FST Undana Meninggal di Kapal Ine Rie II

“Program ini sangat menolong warga Kolhua. Jika ada Kolhua yang sakit, mereka selalu menelepon Brigade Kupang Sehat untuk meminta bantuan,” ujarnya.

Aloysius Ledo Maku, tokoh Masyarakat Kelurahan Namosain mengatakan Program Brigade Kupang Sehat pernah dijanjikan Jonas Salean saat kampanye pilkada tahun 2012, dan janji itu ia sudah buktikan.

Jika ada warga yang sakit, walaupun tengah malam, cukup telepon ke BKS dan mereka segera tiba membawa orang yang sakit itu ke rumah sakit secara gratis. “Pernah ada warga di sini sakit, kita telepon BKS dan mereka tiba hanya dalam waktu 20 menit,” ujarnya. (gma)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda