Home / Hukum / Polisi Tembak Mati Pencuri Sepeda Motor di Kupang

Polisi Tembak Mati Pencuri Sepeda Motor di Kupang

Bagikan Halaman ini

Share Button
Ilustrasi/Detik.com

Ilustrasi/Detik.com

Kupang—Lintasntt.com: Tim Buru Sergap (Buser) Polres Kupang Kota, Nusa Tenggara Timur (NTT) menembak mati seorang pencuri sepeda motor yang kerap beraksi di wilayah tersebut.

Pelaku bernama Hengky Telinga ditembak di bagian kepala dan tewas seketika. Kapolda NTT Brigjen Endang Sunjaya mengatakan Hengky ditembak karena mencoba melawan petugas saat akan ditangkap pada Kamis (28/5) sekitar pukul 03:00 dini hari.

“Ia berusaha menikam polisi menggunakan pisau saat akan ditangkap. Karena jiwa anggota terancam maka Hengky ditembak,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (28/5).

Menurut Kapolda, kejadian berawal dari anggota Buser menerima informasi terjadi transaksi jual beli sepeda motor antara Hengki dan seorang rekannya bernama Angky Soares. Polisi kemudian membututi Hengki yang membonceng rekannya dengan sepeda motor sekitar pukul 02.00 dini hari.

Baca Juga :  29.654 Formulir Pemilu Kada Nagekeo Ternyata Foto Kopi

“Saat diikuti, Hengky Telinga dibonceng oleh temannya bernama Engky Soares dan terjadi kejar-kejaran dengan polisi,” kata Dia.

Sepeda motor berhasil dihentikan setelah anggota Buser memalang jalan. Selanjutnya, terjadi perkelahian antara kedua orang tersebut dengan anggota Buser. Engky Soares sempat menikam anggota Buser bernama John namun hanya mengenai baju.

Keduanya kemudian melarikan diri. Angky berlari ke arah pertigaan Kelurahan Oepura dan berhasil ditangkap oleh anggota Buser. Sedangkan, Hengky berlari melalui lorong di perkampungan Oepura.

Ia dikejar oleh anggota Buser Andy Sauta dengan sepeda motor dan diikuti oleh Bripka Nengah dari belakang. Tiba di deket Swalayan Glory, Bripka Nengah memberikan tembakan peringatan dua kali namun Hengky terus melarikan diri.

Baca Juga :  Wanita Dibakar Bersama Rumahnya di Pulau Solor

Hengky akhirnya berhasil ditangkap oleh Brigpol Andy Sauta. Namun, ia kemudian lepas. Ketika itu, Ia mengayunkan pisau dan akan menikam Andi Sauta. Melihat rekannya terancam, Bripka Nengah pun melepaskan tembakan ke arah Hengky dan mengenai bagian kepala kanan. Tersangka pun meninggal di tempat.

Barang bukti yang disita dari tangan Hengky sebilah pisau dan sarungnya, balok kayu, dan tali rafia. Sedangkan barang bukti pada Engky Soares ialahsebilah pisau. Jenasah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang. (sumber: mi)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda