Home / Nasional / PLN Sewa Kapal Listrik dari Turki Atasi Pemadaman di Kupang

PLN Sewa Kapal Listrik dari Turki Atasi Pemadaman di Kupang

Ini Kapal Listrik 60 Mw akan tiba di Kupang Sabtu malam /Foto: PLN
Ini Kapal Listrik 60 Mw akan tiba di Kupang Sabtu malam /Foto: PLN

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–PT PLN (Persero) menyewa empat kapal listrik (marine vessel power plant) dari Turki untuk mengatasi pemadaman listrik bergilir di sejumlah daerah di Tanah Air.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan masing-masing kapal memiliki kapasitas pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) sebesar 60 Megawatt (Mw), baru akan tiba di Indonesia pada semester pertama 2016.

Satu dari empat kapal tersebut bakal ditempatkan di dekat dermaga Pelabuhan PLTU Bolok untuk menyuplai listrik bagi kebutuhan Kupang dan kabupaten lainnya di Pulau Timor.

Kapal listrik bernama Karadeniz Powership Zeynep Sultan ini disewa selama lima tahun. Diharapkan sebelum masa penyewaan kapal listrik berakhir, daerah-daerah yang mengalami krisis listrik tersebut sudah mampu diatasi pemerintah.

Baca Juga :  KNPI Diminta Turut Perjuangkan Provinsi Kepulauan

Listrik dari kapal tersebut akan diinjeksikan melalui Gardu Induk (GI) Bolok dan selanjutnya disalurkan melewati transmisi 70 kV menuju Gardu Induk (GI) Maulafa untuk memenuhi kebutuhan listrik di Kota Kupang.

Sedangkan untuk mengatasi kebutuhan jangka pendek, pada Desember 2015 ini, PLN mengirim tambahan satu mesin pembangkit berkapasitas 20 megawatt (Mw) untuk mengatasi pemadaman bergilir. Pemadaman listrik bergilir terjadi karena turbin mesin unit 2 PLTU Bolok mengalami kerusakan pekan lalu.

Kerusakan turbin tersebut mengakibatkan PLN Kupang mengalami krisis daya listrik hingga 20 Mw pada malam hari, dan 10 Mw pada siang hari. Saat ini daya mampu Sistem Kupang hanya 34 Mw yang dipasok dari PLTD Kuanino dan PLTD Tenau.

Baca Juga :  KM Asia Raya Miring karena Tangki Pengimbang Bocor

Selain itu, sesuai Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2016, PLTU Swasta akan menambah 30 Mw, terdiri dari satu unit sebesar 15 Mw beroperasi sekitar bulan Juni, dan unit kedua 15 Mw beroperasi pad Desember 2016.

Dengan demikian, pada 2016 akan terjadi tambahan daya listrik sebesar 90 Mw yang mengakibatkan Kota Kupang akan mengalami surplus listrik.

“Kalau sudah berfungsi, maka masalah listrik di Kupang akan teratasi, kebutuhan daya listrik terpenuhi. Karena tahun 2016, akan ada tambahan kapasitas sebesar 90 MW,” jelas General Manager PLN Wilayah NTT, Richard Safkaur di Kupang, Senin (7/12), (gma)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda