Home / Humaniora / PLN NTT Tuan Rumah Peserta SMN Asal Maluku

PLN NTT Tuan Rumah Peserta SMN Asal Maluku

Bagikan Halaman ini

Share Button

 

Kupang–PT PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi tuan rumah menerima kunjungan siswa-siswa program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) asal Provinsi Maluku yang digagas Kementrian BUMN.

Peserta SMN asal Maluku akan berada di Kupang selama satu pekan, 16-22 Juli 2017.

Rombongan peserta SMN asal Maluku, diterima secara resmi di aula Flobamor Kantor PLN Wilayah NTT oleh General Manager PLN Wilayah NTT, Richard Safkaur, dan Manajer Bidang Sumber Daya Manusia, Oldy Masinambow, Senin (17/7/2017).

Dalam pertemuan perkenalan itu, General Manager PLN Wilayah NTT, Richard Safkaur, mengatakan kita wajib bersyukur kepada Tuhan, atas anugerah negara Indonesia yang luar biasa. Kita harus bersyukur terpilih menjadi peserta SMN mewakili begitu banyak siswa SMA/SMK se Maluku. Program SMN, katanya, bertujuan mempersiapkan generasi penerus untuk membangun Indonesia.

Safkaur menjelaskan Program SMN dicanangkan Menteri BUMN, Rini S, untuk mengoptimalkan BUMN agar berkontribusi secara optimal dalam berbagai aspek bagi bangsa dan negara. Maka seluruh BUMN disatukan untuk menggagas berbagai kegiatan, salah satu di antaranya Siswa Mengenal Nusantara. Kementerian BUMN terpanggil ikut bertanggung jawab di bidang pendidikan.

Baca Juga :  Calo TKI Ilegal Bebas Berkeliaran di Pedalaman NTT

Aspek pendidikan secara teknis, misalnya, kurikulum, bangun gedung sekolah, adalah tanggung jawab Kementerian Pendidikan. Tetapi pembentukan karakter, dan pengenalan kekayaan sosial, budaya, ekonomi, dan wilayah Indonesia, merupakan tanggung jawab bersama, termasuk tugas BUMN.

“PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur, mendapatkan tugas, mengatur dan memberangkatkan siswa dari NTT ke Ambon, Maluku. Sekaligus menjadi tuan rumah menerima siswa dari Maluku.

Sedangkan siswa dari Maluku diurus oleh PT. Taspen, dan yang mengurus siswa NTT di Ambon, Maluku,” jelas Richard Safkaur yang juga berbagi pengetahuan dan cerita mengenai pelayanan PLN di NTT.

Sementara Ibu Lince Saedama, staf dari Dinas Pendidikan Maluku, yang memimpin rombongan dari Maluku, menjelaskan mereka bersyukur bisa berada di Kupang dalam rangka program Siswa Mengenal Nusantara (SMN). Siswa dari Maluku akan melihat,belajar lebih dekat dan tinggal bersama saudara-saudara dari NTT.

Dijelaskan, Peserta SMN dari Maluku berjumlah 23 orang, terdiri dari tiga orang pendamping, yakni, satu orang staf Dinas Pendidikan dan dua orang guru. Siswanya, 10 Orang siswa SMA, 8 Orang siswa SMK, dan 2 orang siswa SLB, yang berasal dari 11 kabupaten/kota se Provinsi Maluku.

Baca Juga :  Ratusan Orang Long March Menolak Perbudakan Orang NTT

Rombongan peserta SMN asal Maluku tiba di Kupang, Minggu malam (16/7/2017). Sehari menginap di penginapan, sselanjut selama berada di Kupang, para siswa peserta SMN asal Maluku akan tinggal bersama keluarga-keluarga asli orang NTT.

Selama berada di Kupang, siswa-siswa asal Maluku sudah dibuatkan program untuk mengenal lebih dekat berbagai aspek, baik sosial, seni budaya, politik, ekonomi, pemerintahan, lokasi wisata, aneka kuliner khas NTT yang ada di Kupang. Setelah pulang ke rumah tinggal selama di Kupang, anak-anak akan belajar atau mendapat cerita lagi tentang NTT dari tuan rumah.

Akhir acara perkenalan, GM Richard Safkaur menyerahkan baju tenun ikat khas NTT, kepada Yoel Penturi (16 tahun), seorang siswa SLB mewakili seluruh rombongan dari Maluku. Kemudian dilanjutkan dengan foto bersama di depan Kantor PLN Wilayah NTT. (*/pb)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda