Home / Bisnis / PLN NTT Resmikan Gardu Hubung Universitas Nusa Cendana

PLN NTT Resmikan Gardu Hubung Universitas Nusa Cendana

Peresmian Gardu Hubung Undana/Foto: Paul Bolla
Peresmian Gardu Hubung Undana/Foto: Paul Bolla

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Pembangunan Gardu Hubung Universitas Nusa Cendana (Undana) oleh PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kelistrikan di Kota Kupang.

Selain dapat meminimalisir terjadi gangguan distribusi, juga akan meningkatkan kualitas tegangan yang mendapat suplai langsung dari Gardu Induk 70 kV Maulafa.

Keberadaan Gardu Hubung Undana untuk mengatasi persoalan kelistrikan internal Kampus Undana yang sedang bertumbuh dan berkembang pesat sehingga membutuhkan dukungan ketersediaan listrik secara kontinyu
dan berkualitas.

Gardu Hubung Undana menerima su[lai listrik dari Gardu Induk 70 kV Maulafa, selain mensuplai kebutuhan listrik Undana melalui penyulang khusus, juga akan menyuplai beberapa penyulang lain ke arah
Oesao, Kabupaten Kupang.

General Manager PLN Wilayah NTT, Richard Safkaur menyampaikan hal tersebut saat melakukan peresmian beroperasinya Gardu Hubung Undana yang berlokasi di Komplek Kampus Universitas Nusa Cendana (Undana). Peresmian dilakukan bersama Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik Lukas Benu, M.Si.,Ph.D, pada Jumat, 20 Mei 2016.

Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik Lukas Benu, M.Si.,Ph.D, menyampaikan terima kasih kepada PLN NTT atas beroperasinya Gardu Hubung Undana, yang akan menjadi solusi atas berbagai persoalan kelistrikan di Kompleks Kampus Undana. Sebelumnya kontinuitas dan kualitas listrik di Kompleks Undana kerap terganggu dan mengalami drop tegangan, sehingga banyak fasilitas sensitif listrik tidak bisa beroperasi maksimal.

Baca Juga :  Tarif Listrik Naik Lagi Mulai 1 Agustus

Dikatakan, Undana memberikan ijin pakai aset lahan kepada PLN Wilayah NTT untuk membangun Gardu Hubung Undana dalam kompleks Kampus Undana merupakan implementasi dari salah satu Tridarma Pergurun Tinggi, yakni Pengabdian Masyarakat. Karena selain bermanfaat untuk Undana, juga bermanfaat bagi peningkatan pelayanan kelistrikan dari PLN kepada masyarakat Kota Kupang.

Acara peresmian juga dihadiri Pembantu Rektor II, Prof. Drs. Mangadas Lumban Gaol, M.Si. dan Pembantu Rektor IV Undana, Ir. I Wayan Mudita, M.Sc.,Ph.D, sejumlah Civitas Akademika Undana, Manajer Teknik PLN Wilayah NTT Taufik Hidayat, Manajer Niaga Djati Siahaan dan Manajer PLN Area Kupang Maria Gunawan,

Hadir pula Manajer Rayon Kupang, Margaretha Yupukoni, Manajer PLN Rayon Oesao, Made Rai, serta mitra kerja PLN Wilayah NTT dari Asosiasi Kontraktor Listrik AKLI dan AKLINDO.

Seusai peresmian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penekanan tombol sirene, Manajer PLN Area Kupang, Maria Gunawan dan Asisten Manajer Distribusi, Arif Rohmatin memandu Rektor Undana, meninjau fasilitas Gardu Hubung Undana semua fasilitas yang tersedia.

Baca Juga :  Protes Bupati Lembata, Pedagang Pilih Berjualan di Taman Kota

Maria Gunawan mengatakan pembangunan Gardu Hubung Undana bertujuan dan bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas penyaluran tenaga listrik seiring perkembangan kebutuhan Undana dan Pengembangan Terminal Bandara Eltari, serta pelanggan kawasan sekitar. Juga meningkatkan keandalan pasokan listrik, mempercepat penormalan bila terjadi gangguan jaringan listrik, dan memperbaiki kualitas tegangan listrik.

Dikatakan, pertumbuhan beban di Kota Kupang dan sebagian Kabupaten Kupang yang termasuk dalam Sistem Kupang mengalami pertumbuhan mencapai 42%, dan pertambahan pembangkit sebesar 58%. Maka dibutuhkan penambahan jalur baru dan memecah jalur suplai listrik untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Sebelumnya, sebagian daerah Kabupaten Kupang mendapat suplai dari Gardu Hubung Penfui melalui Penyulang Express. Dengan beroperasinya Gardu Hubung Undana yang baru, akan memecah suplai listrik untuk lima jalur yang selama ini mendapat suplai dari Gardu Hubung Penfui, yakni Penyulang Undana 600 kW, Penyulang Bandara Eltari (1000 kW), Penyulang Oesapa (1800 kW), Penyulang Tarus (500 kW) dan Penyulang Oesao 4500 kW. (pb)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda