Home / Politik / Pingsan, Pengawas TPS di Rote Dilarikan ke Rumah Sakit

Pingsan, Pengawas TPS di Rote Dilarikan ke Rumah Sakit

Komisioner Bawaslu NTT Yemris Fointuna (kiri) mengenjuk pengawas TPS di Rote Ndao, unike Alviona Ndun di RSUD Ba'a. Foto: Dok
Komisioner Bawaslu NTT Yemris Fointuna (kiri) mengenjuk pengawas TPS di Rote Ndao, unike Alviona Ndun di RSUD Ba'a. Foto: Dok

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kupang–Seorang pengawas perempuan yang bertugas di TPS 02 Desa Oetutulu, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) pingsan dan dilarikan ke rumah sakit, Minggu (28/4) dini hari.

Pengawas bernama Yunike Alviona Ndun tersebut pingsan saat perhitungan suara pemunggutan suara ulang (PSU) akibat kelelahan. Sampai Minggu sore, Yunike masih dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ba’a, Rote.

“Sesuai diognosa dokter, pengawas TPS itu kelelahan,” kata Komisioner Bawaslu NTT Yemris Fointuna kepada wartawan. Yemris menyebutkan Yunike menjalankan tugas sejak PSU, Sabtu (27/4) sampai Minggu (28/4) dini hari. “Perhitungan suara berlangsung sampai Minggu dini hari,” tambahnya.

Sebelumnya, Bawaslu NTT melaporkan dua pengawasnya meninggal dan tiga orang lainnya pingsan saat perhitungan suara di TPS pada pemilu 17 April lalu. Tiga pengawas itu yakni Yusmina Penmau asal Kabupaten Alor, Yandri A Lofa dan Marcy H Bakuama asal Kabupaten Rote Ndao.

Baca Juga :  Jawaban Prabowo Soal HAM Dinilai Masuk Akal

Bawaslu juga mencatat dua pengawas masing-masing dari Kabupaten Belu dan Sumba Barat Daya meninggal karena kelelahan selama pemungutan dan perhitungan suara pemilu 17 April 2019. (mi)

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda