Home / Bisnis / Petani Muda TTU Panen Raya Sayuran dan Buah Organik

Petani Muda TTU Panen Raya Sayuran dan Buah Organik

Buah dan Sayuran di Kebun Milik Kaun Muda Timor Tengah Utara
Buah dan Sayuran di Kebun Milik Kaun Muda Timor Tengah Utara

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kefamenanu–Kelompok Kaum Muda Green Skills Project dampingan LSM Gerbangmas di Desa Oabikase, Kecamatan Insana, Timor Tengah Utara (TTU) panen raya sayuran dan buah organik, Rabu (13/9/2017).

Gerbangmas merupakan mitra implementasi dari Plan International Indonesia Program Implementation Area Timor .

Panen raya dilakukan secara simbolis oleh Bupati TTU Raymundus Fernandez di lahan seluas sembilan hektare (ha). Buah dan sayuran yang dipanen terdiri dari tomat, lombo, kol, labu golden mama, labu lokal, ketimun jepang, semangka non biji, dan melon. Nilai komoditas tersebut mencapai Rp408 juta.

Kelompok yang memiliki 19 orang ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) TTU dalam hal ini Dinas Pertanian TTU, Dinas pangan dan instansi lainnya yang tergabung dalam Komite Inovasi Green Skill Kabupaten TTU dan Bank NTT.

“Kegiatan ini harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam hal mengembangkan pertanian hortikultura yang ramah lingkungan. Saya tantang kelompok ini tahun depanmengembangkan lahan hingga 20 hektare dan saya akan berikan lima cultivaror (traktor tangan),” kata Raymundus saat menyampaikan sambutan pada panen raya tersebut.

Baca Juga :  Wartawan Ekonomi Bali-Nusra Dilatih Membaca Statistik Perekonomian

Pemerintah Kabupaten TTU menyambut baik motivasi yang dilakukan Plan International Indonesia bersama Gerbangmas terus mendorong masyarakat terutama kaum muda melakukan kegiatan bertani.

Dia juga minta Dinas Pertanian TTU harus segera membuat lahan percontohan berupa kebun dinas seperti yang dilakukan Plan International bersama Gerbangmas tersebut sehingga menjadi contoh di TTU. “Semua tenaga pertanian yang sudah kita kirimkan untuk belajar ilmu pertanian mulai dari strata S1, S2 dan keahlian lainnya dan sudah selesai sekolah, silahkan mulai bergerak untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

Field Sponsorship Manager Plan International Indonesia Program Implementation Area Timor, yang diwakili oleh Green Skills Project Manager, Mexy Nenobais, mengatakan kegiatan panen raya ini merupakan pembuktian dari hasil penerapan Modul Generik dan Teknikal Green Skills.

Baca Juga :  UMP NTT 2015 Naik Rp125 Ribu

Modul ini terdiri dari beberapa bagian pembelajaran yakni melatih petani melakukan analisa usaha, analisa pasar dan mengajarkan petani untuk mengakses modal untuk pengembangan usaha shingga menaikkan pendapatan mereka.

Selain itu petani juga diajarkan bertani dengan teknologi tepat guna yang ramah lingkungan dan beradaptasi terhadap perubahan iklim yang harus menggunakan pupuk organik.

Senior Program Officer LSM Gerbangmas Yonrid Sabuna siap menjawab tantangan yang disampaikan Bupati Raymundus Fernandes. “Desa Oabikase memiliki potensi lahan yang sangat bagus sehingga saya siap mendukung semua tahapan mulai dari persiapan lahan, pemasaran dan akses modal yang saat ini sudah berjalan bersama Bank NTT,” kata Yonrid. (gma)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Komentar Anda